Siswa dan Guru Kolaborasi, SMPN 2 Rembang Sukses Produksi Teh Daun Kelor dan Pupuk Organik

- Minggu, 29 Agustus 2021 | 14:32 WIB
Pupuk organik karya siswa dan guru SMPN 2 Rembang mulai dikomersialkan di luar lingkungan sekolah. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Pupuk organik karya siswa dan guru SMPN 2 Rembang mulai dikomersialkan di luar lingkungan sekolah. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Di tengah situasi pandemi Covid-19, siswa dan guru SMPN 2 Rembang berhasil mengembangkan kreativitas.

Mereka berhasil memproduksi pupuk, teh daun kelor dan tanaman pangan alternatif berupa jamur.

Semenjak enam bulan belakangan, mereka memproduksi karya-karya tersebut di lingkungan sekolah.

Baca Juga: Sekolah di Kudus gelar PTM Serempak Pekan Depan

Kepala SMPN 2 Rembang, Nur Hasan mengungkapkan, ada dua jenis pupuk yang diproduksi.

Pertama adalah pupuk cair. Pupuk ini memanfaatkan dedaunan khusus yang ada di lingkungan sekolah.

Selanjutnya, bahan-bahan itu difermentasi selama tiga hari dengan bahan campuran khusus.

Baca Juga: BOR Covid 3 Persen, RSUD Kudus Tutup 6 Ruang Isolasi

Sedangkan pupuk organik, kata Hasan, memanfaatkan sampah dan dedaunan yang ada di lingkungan sekolah.

Bahan-bahan itu dicampur dengan sekam dengan persentase yang sudah diatur hingga akhirnya menjadi pupuk.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Jepara Izinkan PTM 100 Persen dengan Syarat

Selasa, 4 Januari 2022 | 17:37 WIB

Guru Harus Menjadi Agen Perubahan

Kamis, 16 Desember 2021 | 06:38 WIB
X