SMPN 1 Pati Kembangkan Budaya Lewat Flasmob Tari

- Rabu, 7 Desember 2022 | 19:03 WIB
Flasmop Tari Kuda Wirapati yang melibatkan seribuan penari menjadi daya tarik tersendiri dalam CFD di Alun-Alun Simpanglima Pati, baru-baru ini. (suaramerdeka-muria.com/Moch Noor Efendi)
Flasmop Tari Kuda Wirapati yang melibatkan seribuan penari menjadi daya tarik tersendiri dalam CFD di Alun-Alun Simpanglima Pati, baru-baru ini. (suaramerdeka-muria.com/Moch Noor Efendi)

PATI, suaramerdeka-muria.com - SMP 1 Pati melakukan terobosan menarik untuk memperkuat pendidikan karakter serta mengembangkan budaya. Itu dilakukan dengan menurunkan semua warga sekolah untuk menari di Alun-Alun Simpanglima Pati, baru-baru ini.

Tarian tradisional menjadi suguhan yang menyedot perhatian masyarakat saat Car Free Day (CFD). Pengunjung alun-alun pun diajak bergabung dalam flashmop Tari Kuda Wirapati.

Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Winarto juga terlibat menari. Termasuk mereka yang tergabung dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) kepala SMP se-Kabupaten Pati.

Kepala SMP 1 Pati Any Wuryaningrum mengemukakan, pihaknya sengaja menggelar acara khusus dalam CFD bulan ini. Tujuannya mengajak warga sekolah dan masyarakat untuk bergerak dinamis dan kreatif menuju sehat dan bahagia.

Selain Tari Kuda Wirapati, dalam kesempatan itu SMP 1 Pati juga menyuguhkan kesenian tradisional lain berupa wayang siswa kolaborasi. Termasuk memberi ruang kreativitas bagi siswanya berupa solo vocal.

Baca Juga: Hasil BRI Liga 1 : Evan Dimas Sumbang Gol Kemenangan Arema FC atas Dewa United

Baca Juga: Jelang Piala AFF 2022 : Thailand Uji Coba Lawan Dua Tim Sepadan Timnas Indonesia

Baca Juga: Hasil KaryaSudah Tembus Mancanegara, Alumni SKB Butuh Pendampingan

"Kenapa kami menonjolkan tari dan wayang? Itu untuk menguatkan pendidikan karakter, sekaligus pengembangan budaya. Tidak hanya bagi siswa kami, tetapi juga bagi kalangan remaja pada umumnya," ujar dia.

Sementara, flashmop Tari Kuda Wirapati yang melibatkan seribuan penari yang terdiri atas siswa, guru, dan karyawan SMP 1 Pati melibatkan pengarah tari (koreografer) Budiono. Selain pegiat kesenian tari tradisional dan pedalangan, dia merupakan guru sekolah tersebut.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kreatif, Siswa SMP 2 Kayen Produksi Baju Daur Ulang

Senin, 30 Januari 2023 | 22:30 WIB

Kaum Milenial Diajak Berani Tolak Politik Uang

Kamis, 26 Januari 2023 | 21:55 WIB

MAN 1 Jepara Kawal Siswanya Sampai Perguruan Tinggi

Rabu, 25 Januari 2023 | 06:30 WIB

Jepara Tunda Penggabungan SD Negeri, Ini Pemicunya

Jumat, 20 Januari 2023 | 12:26 WIB
X