Ajang Inovasi Robotik, Siswa MTsN 1 Pati Kembali Raih Prestasi Internasional

- Rabu, 7 Desember 2022 | 08:03 WIB
Hafiz Ulumuddin Karim, siswa MTsN 1 Pati (paling kanan) meraih second runner up dalam Robotics Innovation Challenge (RIC) 2022 yang berlangsung di Singapura, Sabtu (3/12). (suaramerdeka-muria.com/Moch Noor Efendi)
Hafiz Ulumuddin Karim, siswa MTsN 1 Pati (paling kanan) meraih second runner up dalam Robotics Innovation Challenge (RIC) 2022 yang berlangsung di Singapura, Sabtu (3/12). (suaramerdeka-muria.com/Moch Noor Efendi)

PATI, suaramerdeka-muria.com - Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pati kembali mengukir prestasi level internasional. Prestasi kali ini berupa predikat second runner up dalam Robotics Innovation Challenge (RIC) 2022 yang berlangsung di Singapura, Sabtu (3/12).

Hafiz Ulumuddin Karim bersama dua rekannya merupakan siswa MTsN 1 Pati yang mengharumkan nama bangsa dalam kompetisi robotik internasional itu. Mereka tampil memukau di hadapan dewan juri dari Massachusetts Institute of Technology, USA.

Kompetisi digelar Electrical and Computer Engineering, National University of Singapore, sebuah universitas terbaik di Asia dan ranking sebelas dunia. Adapun pesertanya merupakan putra-putri terbaik dari tujuh negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, India, Australia, Philipina, dan Thailand.

Baca Juga: Piala Dunia 2022 Libur Satu Hari : Berikut Ini Jadwal Lengkap Perempat Final, Laga Final Untungkan Indonesia

Baca Juga: Bantu Korban Banjir, Gereja Maria La Salette Juwana Siapkan Sembako hingga Alat Kebersihan

Baca Juga: Hasil 16 Besar Piala Dunia : Portugal Pesta Gol Tanpa Ronaldo, Maroko Singkirkan Spanyol Lewat Adu Penalti

Hafiz berhasil membawa pulang predikat Second Runner Up kategori Innovation Design Challenge (DIC) dalam ajang robotic internasional tersebut. Raihan tersebut membuat dirinya lebih bersemangat untuk mengikuti sejumlah lomba level dunia berikutnya.

"Alhamdulillah, saya sangat bahagia dan semakin bersemangat berkompetisi," ujarnya.

Pada ajang tersebut, dia menciptakan karya yang diberi titel Robot Emotion Detection Utility-Artificial Intelligence (REDU-AI). Robot yang memiliki fungsi membantu remaja dalam mengatasi kesehatan mental dengan cara mendeteksi ekspresi wajah atau raut wajah.

Selama mengikuti serangkaian kegiatan di Singapura, Hafiz mengaku jika suasananya tidak jauh berbeda dengan di Indonesia. Hanya, menurutnya ada sedikit kendala bahasa yang dialami. Mengingat dia belum terlalu lancar berbicara dalam bahasa internasional.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kreatif, Siswa SMP 2 Kayen Produksi Baju Daur Ulang

Senin, 30 Januari 2023 | 22:30 WIB

Kaum Milenial Diajak Berani Tolak Politik Uang

Kamis, 26 Januari 2023 | 21:55 WIB

MAN 1 Jepara Kawal Siswanya Sampai Perguruan Tinggi

Rabu, 25 Januari 2023 | 06:30 WIB

Jepara Tunda Penggabungan SD Negeri, Ini Pemicunya

Jumat, 20 Januari 2023 | 12:26 WIB
X