Cetak Santripreneur, Puluhan Santri Jepara Belajar Desain Furniture Berbasis 3D

- Selasa, 1 November 2022 | 12:14 WIB
21 santri dari pesantren dan madrasah di Jepara yang terlibat dalam pemberdayaan santri menjadi Santripreneur dengan pelatihan desain furniture berbasis 3D di di Laboratorium komputer Fakultas Saintek UNISNU Jepara, Minggu (30/10/2022). (suaramerdeka.com/Septina Nafiyanti)
21 santri dari pesantren dan madrasah di Jepara yang terlibat dalam pemberdayaan santri menjadi Santripreneur dengan pelatihan desain furniture berbasis 3D di di Laboratorium komputer Fakultas Saintek UNISNU Jepara, Minggu (30/10/2022). (suaramerdeka.com/Septina Nafiyanti)

JEPARA, suaramerdeka-muria.com - Kemandirian santri di Jepara terus diasah melalui program Santripreneur.

Program Santripreneur ini menjadi bagian Pengabdian Masyarakat Berbasis Pesantren dan Madrasah, yang didanai Kementrian Agama melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UIN Walisongo Semarang.

Ada 21 santri dari pesantren dan madrasah di Jepara yang terlibat dalam pemberdayaan santri menjadi Santripreneur dengan pelatihan desain furniture berbasis 3D di di Laboratorium komputer Fakultas Saintek UNISNU Jepara, Minggu (30/10/2022).

Mereka merupakan peserta yang telah mendaftar dan dinyatakan lolos dalam seleksi peserta pelatihan.

Baca Juga: Begini Isi Surat PSSI yang Disampaikan ke FIFA Terkait Kongres Luar Biasa

Baca Juga: Borrusia Dortmund Batal Tanding vs Persib dan Persebaya, Pilih ke Malaysia Jumpa Johor Darul Takzim

Ketua tim pengabdian, Shodiq Abdullah menyampaikan, santri tidak hanya mendalami agama, tetapi harus mengerti ilmu lainnya termasuk kewirausahaan.

Ada tiga hal yang perlu dimiliki seorang wirausahawan, yaitu mental yang baik, ilmu pengetahuan yang cukup, dan modal.

''Ketika sudah memiliki mental dan ilmu, maka modalpun dapat mengikuti dengan mengajukan pinjaman kepada lembaga keuangan,'' terangnya.

Dalam kesempatan itu juga dihadirkan narasumber dari perbankan, untuk mengetahui cara mengakses modal melalui bank.

Baca Juga: Sempat Punah, Durian Petruk Kembali Dikembangkan di Jepara

Narasumber lainnya, Nor Hadi menyampaikan cara menyusun rencana model bisnis yang jelas dan terukur.

Materi bisnis plan ini, mengajak santri untuk memikirkan alasan memilih usaha, serta tujuan usaha yang pasti dengan memperhatikan peluang usaha, pesaing usaha, persediaan bahan baku, keadaan SDM dan sistem pemasaran.

''Selanjutnya setelah memilih satu usaha untuk digeluti, maka santri membuat metode usaha dengan memilih bahan, alat atau mesin yang digunakan serta teknik atau cara menjalankan usaha,'' bebernya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekolah Penggerak Jadi Role Model Kurikulum Merdeka

Sabtu, 4 Februari 2023 | 05:00 WIB

Kreatif, Siswa SMP 2 Kayen Produksi Baju Daur Ulang

Senin, 30 Januari 2023 | 22:30 WIB

Kaum Milenial Diajak Berani Tolak Politik Uang

Kamis, 26 Januari 2023 | 21:55 WIB

MAN 1 Jepara Kawal Siswanya Sampai Perguruan Tinggi

Rabu, 25 Januari 2023 | 06:30 WIB

Jepara Tunda Penggabungan SD Negeri, Ini Pemicunya

Jumat, 20 Januari 2023 | 12:26 WIB
X