Songsong Kurikulum Merdeka, SMPN 3 Pamotan Rintis Penerbitan Koran Sekolah

- Kamis, 20 Oktober 2022 | 18:52 WIB
Siswa SMPN 3 Pamotan melakukan praktik wawancara cegat dalam diklat jurnalistik pembentukan koran sekolah. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Siswa SMPN 3 Pamotan melakukan praktik wawancara cegat dalam diklat jurnalistik pembentukan koran sekolah. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Dalam bagian dari pelaksanaan Kurikulum Merdeka tahun ini, SMPN 3 Pamotan Kabupaten Rembang mengembangkan progam baru siswa yaitu koran sekolah.

Langkah awal program tersebut dilakukan dengan pelatihan jurnalistik.

Pelatihan jurnalistik digelar selama dua hari Kamis-Jumat (20/10) sore.

SMPN 3 Pamotan menggandeng wartawan Suara Merdeka sebagai bagian dari pemateri dan pengembangan koran sekolah.

Kepala SMON 3 Pamotan, Ngadiyono memberikan penghargaan kepada penulis berita terbaik. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Kepala SMPN 3 Pamotan, Ngadiyono menyatakan, rencananya koran sekolah seluruh wartawan dan editornya merupakan siswa kelas VII dan VIII dibantu kelas IX.

Mereka adalah siswa yang sudah dinyatakan lulus dalam diklat jurnalistik.

Ia mengungkapkan, rencananya koran sekolah di SMPN 3 Pamotan akan terbit sebulan sekali dengan 2 halaman.

Setiap terbut akan ada 12 berita dengan berbagai topik yang disajikan.

Berita tersebut melalui proses peliputan dan keredaksionalan yang dilakukan siswa di bawah arahan pembina.

Peserta diklat jurnalistik SMPN 3 Pamotan melakukan praktik wawancara. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Baca Juga: Pengadaan Lahan Pasar Hewan Pamotan Segera Dimulai, Dianggarkan Rp 4,6 Miliar dari Utangan, Ini Lokasinya

Baca Juga: Daftar Tim Lolos Piala Dunia U20 2023 di Indonesia : Masih Tersisa 12 Slot, 4 Diperebutkan di Piala Asia U20

Baca Juga: Berharap DPUPR Tangani Longsoran di Tambahrejo Blora Yang Ancam Rumah Warga

“Kami ingin siswa memiliki bduaya literasi, salah satunya adalah menulis. Kami ingin keberadaan koran sekolah yang sedang dipersiapkan ini bisa semakin menumbuhkan kemampuan mereka berliterasi sehingga jadi bekal di jenjang selanjutnya,” jelas dia.

Ngadiyono berencana melengkapi sejumlah sarana untuk mendukung program koran sekolah.

Peserta diklat jurnalistik SMPN 3 Pamotan melakukan praktik wawancara. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Salah satu aspek penunjang yang sedang dipersiapakan adalah ruang redaksi yang akan memanfaatkan salah satu ruangan sekolah.

“Kami akan mencoba melengkapi fasilitas, seperti recorder untuk proses peliputan dan wawancara. Kami ingin, meski tingkat SMP dan pinggiran, siswa kami memiliki kompetensi mumpuni,” imbuhnya.

Dalam diklat jurnalistik selama dua hari itu, peserta siswa SMPN 3 Pamotan diajarkan teknik menulis berita cepat selama 15 menit.

Seorang siswa SMPN 3 Pamotan membacakan hasil berita karyanya dalam diklat jurnalistik pengembangan koran sekolah, kemarin. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Mereka juga diajarkan dan mempraktikan peliputan serta wawancara dengan narasumber kemudian mengolahnya menjadi sebuah berita layak publish.

“Karya berita mereka dinilai, dan yang terbaik kami berikan apresiasi,” tandasnya.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekolah Penggerak Jadi Role Model Kurikulum Merdeka

Sabtu, 4 Februari 2023 | 05:00 WIB

Kreatif, Siswa SMP 2 Kayen Produksi Baju Daur Ulang

Senin, 30 Januari 2023 | 22:30 WIB

Kaum Milenial Diajak Berani Tolak Politik Uang

Kamis, 26 Januari 2023 | 21:55 WIB

MAN 1 Jepara Kawal Siswanya Sampai Perguruan Tinggi

Rabu, 25 Januari 2023 | 06:30 WIB

Jepara Tunda Penggabungan SD Negeri, Ini Pemicunya

Jumat, 20 Januari 2023 | 12:26 WIB
X