Waduh! Ratusan SD di Jepara Kekurangan Siswa dan Kepala Sekolah

- Sabtu, 10 September 2022 | 06:35 WIB
Guru Kelas 6 SD Negeri 1 Dudakawu, Kecamatan Kembang, Jepara  Suprayitna SPdSD sedang mengajar sepasang siswanya Miftahur Rahman dan Nelsa Agustina Ramadhani di sekolah. (suaramerdeka-muria.com/Sukardi)
Guru Kelas 6 SD Negeri 1 Dudakawu, Kecamatan Kembang, Jepara Suprayitna SPdSD sedang mengajar sepasang siswanya Miftahur Rahman dan Nelsa Agustina Ramadhani di sekolah. (suaramerdeka-muria.com/Sukardi)

JEPARA,suaramerdeka-muria.com -  Ratusan Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Jepara kekurangan siswa dan Kepala Sekolah (Kepsek). Dari 539 SD Negeri yang tersebar di 16 Kecamatan, banyak yang jumlah siswa tiap kelas kurang dari 10 orang.

Tak hanya kurang siswa, ratusan SD juga belum memiliki kepala sekolah definitif, masih dirangkap dari sekolah lain. 

"Secara pertahap, sudah diupayakan jalan penyelesaian. Diantaranya, dengan regrouping (penggabungan-red) SD Negeri bagi sekolah sekolah yang lokasinya berdekatan," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara Ali Hidayat, Jumat (9/9).

Baca Juga: Anak Tidak Sekolah di Jepara Ternyata Menjadi Pekerja di Bawah Umur

Ali memaparkan, telah turun Peraturan Bupati Jepara No 27/Tahun 2022, tetang penggabungan SD negeri.

Jika semula jumlah SD Negeri 572, dan ada 180 sekolah yang belum memiliki Kepala Sekolah definitif, pada Tahun Pelajaran 2022/2023 jumlah SD menjadi 539. Ada 63 sekolah yang digabung menjadi 30 sekolah, sehingga jumlah SD berkurang 33 sekolah

"Dengan berkurangnya jumlah SD Negeri, maka proses pengisian jabatan kepala sekolah, berkurang bebannya. Dari semula kurang 180, menjadi 147 jabatan. Diharapkan, dapat terisi semua pada akhir tahun ini," terang Ali Hidayat.

Dengan penggabungan sekolah yang berada satu lokasi atau berdekatan, juga dapat mengatasi kekurangan guru, dan menambah jumlah siswa dalam tiap rombongan belajar (rombel)-nya.

Dari 63 sekolah yang digabung, ada tiga SD yang digabung menjadi satu karena berada satu lokasi yang berdekatan.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tim KKN IK IAIN Kudus Beri Edukasi Sertifikasi Halal

Minggu, 25 September 2022 | 10:47 WIB

Loloskan 15 Judul, UMK Diundang dalam PKM Award

Rabu, 21 September 2022 | 18:29 WIB

Sah, UMK Buka Prodi Magister Pendidikan Bahasa Inggris

Rabu, 21 September 2022 | 13:43 WIB
X