Konjen Australia Hadiri Festival Budaya di SMAN 1 Jepara

- Senin, 23 Mei 2022 | 05:55 WIB
Konsul Jenderal Australia Fiona Hoggart didampingi Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Eris Yuniarto melihat proses membatik saat menghadiri  Festival Budaya: Harmoni Bumi Kartini, di SMAN1 Jepara. (suaramerdeka-muria.com/Sukardi)
Konsul Jenderal Australia Fiona Hoggart didampingi Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Eris Yuniarto melihat proses membatik saat menghadiri Festival Budaya: Harmoni Bumi Kartini, di SMAN1 Jepara. (suaramerdeka-muria.com/Sukardi)

Kepala Sunshine Beach State High School Grant Williams melalui video rekaman menyampaikan, jika sekolah yang terletak 120 km di utara Brisbane itu menyediakan berbagai peluang yang memungkinkan siswa untuk tumbuh, belajar, saling terhubung, dan mengembangkan persahabatan serta kenangan seumur hidup. 

"Melalui kerja sama dengan SMAN 1 Jepara, saya dapat melihat hal ini terwujud dan berdampak di kedua negara,” tutur Williams.

Saat memberikan sambutan, Kepala SMAN 1 Jepara Ngaripah menjelaskan tema Harmoni Bumi Kartini yang dimaksudkan untuk menyatukan kemajemukan budaya yang ada di Jepara. Festival juga merupakan wujud kolaborasi sekolah-sekolah yang ada dalam melestarikan kearifan lokal di Jepara.

Penyelenggaraan festival relevan dengan Implementasi Kurikulum Merdeka yang memberi keleluasaan sekolah untuk berekspresi dan mengembangkan potensi yang ada. 

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Eris Yuniarto yang mewakili Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengharapkan festival ini menjadi salah satu momentum strategis untuk menumbuhkan kecintaan seluruh warga sekolah terhadap keanekaragaman budaya di Indonesia.

Eris yang hadir dengan blangkon menuturkan, festival ini bukan menjadi eksklusivisme SMAN 1 Jepara, melainkan menjadi momentum budaya inklusif karena imbasnya tidak hanya pada satu sekolah saja, namun seluruh sekolah di Kabupaten Jepara

Kegiatan ini juga sejalan dengan dokumen perencanaan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menempatkan spirit Rumah Budaya, predikat yang diberikan kepada entitas wujud, tempat, lokasi, fisik, maupun maya, yang di dalamnya terjadi interaksi berkebudayaan.

"Jadikan SMAN 1 jepara sebagai pionir rumah budaya bagi sekolah di sekitarnya," pesan Eris sebelum membuka festival secara resmi.

Festival yang disiarkan secara langsung melalui plaftorm Youtube ini menampilkan  beragam seni, meliputi tari gambyong, tari kridhajadi, ansambel karawitan, seni kentrung, Australian culture, rupa busana/pameran busana batik karya guru SMAN 1 Jepara, tari kreasi siswa, rebana, dan diakhiri tari nelayan Sernemi.

Acara dipandu dua guru Vika Fitrianasari dan Asyif Awaludin Romdhoni. 

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kreatif, Siswa SMP 2 Kayen Produksi Baju Daur Ulang

Senin, 30 Januari 2023 | 22:30 WIB

Kaum Milenial Diajak Berani Tolak Politik Uang

Kamis, 26 Januari 2023 | 21:55 WIB

MAN 1 Jepara Kawal Siswanya Sampai Perguruan Tinggi

Rabu, 25 Januari 2023 | 06:30 WIB

Jepara Tunda Penggabungan SD Negeri, Ini Pemicunya

Jumat, 20 Januari 2023 | 12:26 WIB
X