Banyak Tokoh Bangsa Lahir di Jepara, Ambil Spirit untuk Menjawab Persoalan

- Sabtu, 23 April 2022 | 06:30 WIB
Budayawan Jepara Hadi Priyanto menyampaikan paparan pda   Seminar “Jepara Dalam Perspektif Sejarah : Tantangan dan Peran Pemuda” dalam rangkaian kegiatan  Peringatan HUT Jepara, Hari Hartini, dan Hari Bumi Sedunia, di SMAN 1 Nalumsari, Jumat (22/4). (suaramerdeka-muria.com/Sukardi)
Budayawan Jepara Hadi Priyanto menyampaikan paparan pda Seminar “Jepara Dalam Perspektif Sejarah : Tantangan dan Peran Pemuda” dalam rangkaian kegiatan Peringatan HUT Jepara, Hari Hartini, dan Hari Bumi Sedunia, di SMAN 1 Nalumsari, Jumat (22/4). (suaramerdeka-muria.com/Sukardi)

JEPARA,suaramerdeka-muria.com – Peringatan untuk menganang para tokoh bangsa, jangan hanya berhenti pada seremonial belaka. Sebaliknya, harus dapat mengambil pelajaran berharga dari perjuangan para tokoh

Baru saja kita merayakan Peringatan ke-144  Hari Lahir Kartini, 21 April. Hal  penting  yang harus dihidupkan adalah gagasan dan spiritnya  untuk menjawab persoalan masa  kini dan masa depan.

Hal itu dikemukakan Budayawan Jepara Hadi Priyanto pada Seminar "Jepara Dalam Perspektif Sejarah : Tantangan dan Peran Pemuda", dalam rangkaian kegiatan Peringatan Hari Jadi Ke-473  Kabupaten Jepara, Peringatan ke-144 Hari Lahir Kartini, dan Hari Bumi Sedunia, di SMAN 1 Nalumsari, Jumat (22/4).

Pada waktu sama, sebagian siswa berziarah ke Ari Ari RA Kartini di sebelah barat Kantor Camat Mayong. Juga, membagikan stiker "Invest in Our Planet".

Kegiatan dihadiri Kepala Sekolah Ida Fitriningsih, para guru dan ratusan siswa. Sebelumnya, ada pementasan grup musik angklung. Pementasan angklung mengiringi lagu Mars Jepara dan Ibu Kita Kartini.

Mars Jepara yang sudah menjadi lagu wajib dalam acara resmi di Kabupaten Jepara, liriknya ditulis Hadi Priyanto dan Pancasilawati (guru dan vokalis). Sedang aransemen musik Kris Budianto.

Hadi mengatakan, banyak tokoh besar  yang bisa dijadikan teladan.

Jauh sebelum zaman keberdekaan, di wilayah Jepara sudah muncul tokoh besar, Ratu Shima (Ratu Kerajaan Holing-Keling), Ratu Kalinyamat yang dinobatkan menjadi penguasa Jepara 10 April 1549 M yang akhirnya diperingati sebagai Hari Jadi Kabuoaten Jepara.

Selain RA Kartini, yang lahir di Mayong Jepara, juga ada Sang Kakak, Drs  RMP  Sosro Kartono. Sarjana pertama pribumi yang kuliah di Belanda, dikenal menguasai banyak bahasa, dan wartawan andal.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siswa SMPN 3 Pati Sukses Sulap Hama Jadi Pupuk Multiguna

Minggu, 13 November 2022 | 20:09 WIB

Mencari Jejak Muasal Nama Desa Jaddung Sumenep

Jumat, 11 November 2022 | 16:25 WIB
X