STAI Al-Anwar Sarang Kolaborasikan Pendidikan Modern Kampus dengan Salaf Pesantren

- Sabtu, 9 April 2022 | 04:50 WIB
STAI Al-Anwar Sarang mengolaborasikan pendndikan modern kampus dan salaf pesantren. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
STAI Al-Anwar Sarang mengolaborasikan pendndikan modern kampus dan salaf pesantren. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)

Menurut Tafdzani, mahasiswa semester 6 Prodi IQT, yang juga menjabat sebagai Ketua LPM Garda Pena STAI Al-Anwar, pembelajaran di lingkungan kampus nyaris sama dengan kampus-kampus lainnya di Indonesia.

Namun di sini pembelajaran mengedepankan studi tafsir.

Baca Juga: Hutang Rp 150 Miliar untuk Pembangunan Infrastruktur Jalan di Blora di Pastikan Cair

Perbedaan dengan kampus tafsir lainnya adalah di pesantren, seluruh mahasiswa diwajibkan mengikuti muhadhoroh atau kegiatan rutin untuk melatih keterampilan dalam hal bidang agama.

Lama muhadoroh di Ponpes Al-Anwar 3 disesuaikan dengan jenjang dan lamanya perkuliahan, yaitu 4 tahun.

“Di pesantren ada istilah muhadloroh, sebagai penunjang santri mendalami kitab-kitab kuning. Jenjangnya disamakan dengan lama perkuliahan, yakni 4 tahun. Namun, yang membedakan di sini ialah pembelajaran antara putra dan putri dipisahkan,” jela Tafzdani.

Baca Juga: Hasil Semifinal Piala AFF Futsal 2022 : Timnas Indonesia vs Myanmar, Skuad Garuda Lolos ke Final

Dalam perjalanannya, STAI Al-Anwar Sarang benar-benar menjelma menjadi kampus calon ahli tafsir Al-Quran.

Sebab, kampus ini menghidupkan kultur pesantren, di antaranya muhadloroh, sorogan, musyawarah, atmosfer baca kitab kuning yang menunjang pemahaman tafsir Al-Quran.

Baca Juga: Fraksi Gerindra Tak Kebagian Jatah Pimpinan Alat Kelengkapan DPRD Kudus

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siswa SMPN 3 Pati Sukses Sulap Hama Jadi Pupuk Multiguna

Minggu, 13 November 2022 | 20:09 WIB

Mencari Jejak Muasal Nama Desa Jaddung Sumenep

Jumat, 11 November 2022 | 16:25 WIB
X