IAIN Kudus Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren

- Kamis, 24 Maret 2022 | 19:15 WIB

Adapun Singapura sudah diatas 4 persen.

''Negara dikatakan maju, jika satu diantaranya pertumbuhan entrepreneur muda lebih dari 4 persen. Saat pesantren Indonesia ambil posisi dan porsi mengisi hal ini, untuk itu kegiatan inkubasi bisnis dan business plan penting untuk dilakukan,'' katanya.

Baca Juga: Rembang Butuh Jalan Lingkar, Pengalih Arus Pantura Kemacetan Pantura Sebabkan Kerusakan Jalan Antarkecamatan

Kegiatan tersebut juga diselenggarakan untuk menyambut kebijakan dari Kementerian Agama (Kemenag), terkait pengembangan bisnis.

Rencananya, Kemenag akan memberikan bantuan kepada pesantren terkait pengembangan bisnis di pesantren.

''Jika tidak ditanggapi dengan meningkatkan kemampuan para pengasuh pesantren dalam hal menyusun business plan ini, maka bantuan yang digelontorkan oleh Kemenag bisa menjadi sia-sia. Karena bisa jadi mereka merencanakan bisnis secara apa adanya, tidak melalui identifikasi serta perencanaan yang matang sehingga bantuan digelontorkan setelah itu hilang,'' jelasnya.

Baca Juga: Papua Ciptakan Rekor Gol di Sepak Bola Piala Pertiwi Nasional, Jatim Melangkah ke Semifinal Hadapi Babel

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan pesantren akan bisa mandiri dengan kemampuan mengelola bisnis yang baik.

Sedangkan nilai manfaatnya diharapkan tidak hanya dirasakan oleh pesantren itu sendiri, tetapi juga untuk masyarakat luas.

Sekretaris RMI Jawa Tengah Abu Khoir menambahkan, kerja sama dengan IAIN Kudus dapat membantu membimbing para pengasuh pesantren dari segi akademik.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SMPN 1 Pati Kembangkan Budaya Lewat Flasmob Tari

Rabu, 7 Desember 2022 | 19:03 WIB

Siswa SMPN 3 Pati Sukses Sulap Hama Jadi Pupuk Multiguna

Minggu, 13 November 2022 | 20:09 WIB

Mencari Jejak Muasal Nama Desa Jaddung Sumenep

Jumat, 11 November 2022 | 16:25 WIB
X