PPP Dorong Pendirian Sekolah Kejuruan Berbasis Pesantren Diperbanyak

- Senin, 17 Januari 2022 | 19:25 WIB
Sekjen PPP, Arwani Thomafi bersama Bupati Abdul Hafidz, memberikan dukungan terhadap keberadaan SMK dengan status pemilik satu-satunya jurusan Kehutanan di Jateng yang bergandeng dengan pondok pesantren di Bonang Lasem. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Sekjen PPP, Arwani Thomafi bersama Bupati Abdul Hafidz, memberikan dukungan terhadap keberadaan SMK dengan status pemilik satu-satunya jurusan Kehutanan di Jateng yang bergandeng dengan pondok pesantren di Bonang Lasem. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendorong pemerintah agar memperbanyak pendirian pendidikan vokasi.

Pendidikan model itu dianggap menjadi salah satu solusi atas persoalan ketenagakerjaan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP Arwani Thomafi menyatakan, perlu ada upaya memperbanyak pendirian sekolah berbasis vokasi yang terintegrasi dengan pendidikan pondok pesantren.

Baca Juga: Resmikan Bandara Ngloram, Presiden Jokowi : Kalau Perkembangannya Bagus, Landasan Pacu Diperpanjang 2000 Meter

Hal itu merujuk pada keberadaan SMK Kehutanan Rimba Taruna Lasem, yang didirikan di Kompleks Pondok Pesantren Nurul Mustofa, Bonang, Lasem, Rembang.

Gedung sekolah tersebut diresmikan pada Senin (17/1).

Baca Juga: Tegas !! Soal Penjualan Hunian untuk WNA di Karimunjawa, WNA Tidak Bisa Menguasai Tanah di Indonesia

"Pendirian sekolah vokasi menjadi bagian solusi atas persoalan ketenegakerjaan kita. Terlebih, sekolah vokasi yang berada di lingkungan pesantren," ujar Arwani di sela-sela peresmian SMK Kehutanan Rimba Taruna, di Kompleks Pondok Pesantren Nurul Musthofa, Bonang, Lasem, Rembang, Senin (17/1).

Selain Arwani, dalam kesempatan tersebut turut hadir Bupati Rembang Abdul Hafidz, pengasuh Ponpes Nurul Mustofa KH Saifullah Abdillah serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga: Baru di Rembang, Wisata Alam Bergenre Resto Hutan dan Camping Ground Bernama Kalisuru

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X