Wawasan Kebangsaan Proteksi Pelajar dari Budaya Negatif

- Jumat, 17 Desember 2021 | 06:39 WIB
Asisten I Sekda Dwi Riyanto didampingi Kepala Bakesbangpol Lukito Sudi Asmoro, dan Kadiskominfo Arif Darmawan melihat hasil karya siswa di show room SMKN 2 Jepara, Kamis (16/12). (suaramerdeka.com/Sukardi)
Asisten I Sekda Dwi Riyanto didampingi Kepala Bakesbangpol Lukito Sudi Asmoro, dan Kadiskominfo Arif Darmawan melihat hasil karya siswa di show room SMKN 2 Jepara, Kamis (16/12). (suaramerdeka.com/Sukardi)

JEPARA,suaramerdeka-muria.com – Dalam era sekarang, komunikasi dan pergaulan manusia sudah menembus lintas batas negara. Kemajuan teknologi menjadikan bangsa dan negara seakan tanpa sekat lagi. Masuknya budaya asing pun tak terelakkan. Padahal, tidak semua baik dan sesuai dengan kehidupan bangsa Indonesia.

‘’Untuk itulah, diperlukan berbagai filter atas masuknya beragam budaya asingyang banyak diantaranya justru negatif. Inilah pentingnya pengetahuan wawasan kebangsaan dan sejarah berdirinya bangsa Indonesia, sehingga pelajar, lebih cinta tanah air dan terproteksi budaya bangsa lain yang tidak sesuai budaya kita," kata Bupati Jepara Dian Kristiandi –yang diwakili Asisten I Sekda Jepara Dwi Riyanto—pada Safari Kebangsaan ,’’ Millenial Cinta Negeri Bersama Bupati Jepara’’  di Aula SMKN 2 Jepara,Kamis (16/12).

Kegiatan dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jepara Lukito Sudi Asmoro, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Arif Darmawan, Kepala Dinas Kesehatan Mudrikatun, pengawas sekolah, komite sekolah.

Kegiatan, juga dihadiri Forkopincam Jepara, Kepala Puskesmas Jepara Kota, serta ratusan siswa. Menjelang akhir 2021 ini, kata Dwi Riyanto, Pemkab Jepara terus mengejar tercapai target vaksinasi 70 persen. Diantaranya, juga vaksin bagi warga lanjut usia. Untuk itulah, siswa juga diharapkan turut membantu program vaksinasi.

Selain ikut vaksin, juga turut memberikan pencerahan kepada keluarga dan lingkungan yang belum mengikuti vaksinasi.

Kepala Bakesbangpol Lukito Sudi Asmoro, safari kebangsaan telah digelar disejumlah SLTA. Diantaranya, ada di Madrasah Aliyah, SMA, dan SMK. Pada kegiatan sebelumnya, Bupati Dian Kristiandi hadir langsung, dan berdialog dengan pelajar. Namun, kemarin, tidak bisa karena ada kegiatan di Jakarta.

Selain ceramah, dan dialog, juga ada penyerahan bantuan Bupati dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berupa sejumlah  barang pendukung protokel kesehatan. Diantaranya, masker,hand sanitizer, sabun cair /cuci tangan, dan sabun batang. Bersamaan itu, juga ada pemberian vaksin vaksin sinovac dosis 2 untuk 400 pelajar.

Seusai kegiatan safari kebangsaan, Asisten I Sekda Dwi Wiyanto bersama sejumlah pejabat  melihat lihat karya siswa di ruang pamer (Show Room) sekolah. Diantaranya, berisi batik tulis, busana, dan  kriya baik dari logam, maupun kayu. Rombongan juga melihat sejumlah siswa putri  dari jurusan Kriya Kayu sedang mengukir.

 

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X