850 Wisudawan UMKU Diterima Magang di 14 RS

- Selasa, 30 November 2021 | 22:05 WIB
Wisudawan UMKU menerapkan protokol kesehatan saat wisuda di kampus setempat, Senin (30/11) siang. (suaramerdeka.com/Anton WH) (                                )
Wisudawan UMKU menerapkan protokol kesehatan saat wisuda di kampus setempat, Senin (30/11) siang. (suaramerdeka.com/Anton WH) ( )

KUDUS,suaramerdeka-muria.com - Beruntung benar lulusan Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) yang diwisuda Selasa (30/11) siang. Sebanyak 850 wisudawan ke-25 dipastikan dapat mengikuti magang ke sejumlah rumah sakit yang telah bekerjasama dengan institusi tersebut.

Data yang dihimpun, dalam wisuda, Selasa (30/11) pagi sejumlah 850 orang wisudawan UMKU terdiri dari atas Fakultas Keperawatan S1 Keperawatan, D3 Keperawatan dan Profesi Ners sebanyak 701 orang, Fakultas Kebidanan D3 Kebidanan (29 orang) dan  Fakultas Farmasi S1 Farmasi 120 orang.

Wisudawan terbaik prodi DIII Kebidanan yaitu Devi Riana Putri (IPK 3.70), terbaik kedua Lazwarni Delfitasari (IPK 3.64), dan ketiga Ayuk Ratnaningrum (IPK 3. 62),  Prodi DIII Keperawatan yaitu wisudawan terbaik pertama Isfaizah (IPK 3.56), kedua Eva Ari Safitri (IPK 3.54), dan ketiga Yeni Indriyani Putri (IPK 3.53).

BACA JUGA : Wisuda STIE YPPI : Ada yang Naik Becak hingga Sepeda, Wisudawan Terbaik Dilirik Pemkab

Prodi S1 Keperawatan terbaik pertama Dian Fitria Agustina (IPK 3. 65), kedua Afiyanti Riyana Dewi (IPK 3.62), dan Atika Mayasari (IPK 3.60). Prodi S1 Farmasi terbaik pertama Lathifatun Nida Noor (IPK 3.63), kedua Ika Marta Rahayu (IPK 3.61), dan ketiga Hafidza Noor Fahrila (IPK 3.60). Prodi Profesi Ners terbaik pertama Jamila Fitri (IPK 3.82), kedua Abdul Aziz (IPK 3.81), dan ketiga Solikhin (IPK 3.76). 

Wisudawan terbaik mendapatkan penghargaan dari Bank Syariah Indonesia sebagai mitra kerjasama dari Universitas Muhammadiyah Kudus.

Rektor UMKU Rusnoto, SKM., M.Kes (Epid) menyampaikan wisudawan memerlukan satu kompetensi khusus untuk bertahan dan bersabar dalam perjuangan, yaitu Adversity Quotient (AQ). Hal tersebut dipahami sebagai kecerdasan menghadapi kesulitan atau hambatan, atau kemampuan bertahan dalam berbagai kesulitan hidup dan tantangan yang dialami.

''Seperti ungkapan dalam Bahasa Inggris if you do not create a change, the change will create you,'' katanya.

Menurutnya, jika seseorang tidak menciptakan perubahan maka perubahan yang akan menciptakan pribadi tersebut. Penyelenggaraan wisuda, UMKU senantiasa mengutamakan protocol kesehatan. Wisuda menggunakan protocol Kesehatan.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Jepara Izinkan PTM 100 Persen dengan Syarat

Selasa, 4 Januari 2022 | 17:37 WIB

Guru Harus Menjadi Agen Perubahan

Kamis, 16 Desember 2021 | 06:38 WIB
X