Cegah Covid-19 di Sekolah, SMAN Jakenan Optimalkan Box Body Temperature

- Rabu, 24 November 2021 | 17:11 WIB
Box Body Temperature yang dikembangkan oleh SMAN 1 Jakenan Pati untuk siswa. (suaramerdeka.com/Beni Dewa)
Box Body Temperature yang dikembangkan oleh SMAN 1 Jakenan Pati untuk siswa. (suaramerdeka.com/Beni Dewa)

PATI, suaramerdeka-muria.com – Berbagai kesiapan dilakukan pihak sekolah dalam pembelajaran tatap muka (PTM).

Seperti Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Jakenan yang menyiapkan box body temperature sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Box body temperature itu cukup unik.

Setiap siswa yang hendak masuk sekolah tinggal masuk ke dalam bilik yang telah dilengkapi pendeteksi suhu.

Baca Juga: Hasil Babak 10 Besar Liga 3 Jateng : Kalah Lagi, Peluang Persibat Batang Lolos Semifinal Makin Kecil

Jika dinyatakan memiliki suhu yang aman maka portal akan terbuka sehingga siswa bisa mengikuti aktivitas di sekolah.

Suhu juga akan ditampilkan dengan begitu siswa juga bisa mengetahuinya secara langsung.

Kepala SMAN 1 Jakenan, Wiyarso mengatakan, ada dua bilik Box Body Temperature di sekolah tersebut.

Dengan alat tersebut diharapkan proses pengukuran suhu bisa dengan cepat dan akurat dilakukan sehingga tidak sampai terjadi penumpukan siswa.

Baca Juga: Mengumpat di Rapat Paripurna, Anggota DPRD Kudus Dilaporkan BK

“Nantinya tentu akan segera terlihat kalau suhunya sesuai bisa segera masuk, tapi kalau tidak sesuai tidak bisa masuk,” jelasnya.

Ia mengatakan, Box Body Temperature itu menjadi salah satu upaya kesiapan SMAN 1 Jakenan dalam menghadapi PTM.

Sejumlah kesiapan lainnnya juga telah dilakukan. Selain menyiapkan sarana dan prasarana juga telah disiapkan standar operasional (SOP) maupun vaksinasi massal.

“Kami pada intinya tinggal menunggu izin dari Gugus Tugas Covid-19. Tapi semua kesiapannya sudah dilakukan. Seluruh anak dan guru juga telah divaksinasi. Sekarang kami ganti mendata orang tua yang belum untuk kami bantu fasilitasi pula,” tambahnya.

Baca Juga: PAW Empat Desa Lancar, Isu Politik Uang Tidak Bisa Dibuktikan

Selain Box Body Temperature dalam perayaan Hari Ulang Tahun(HUT) ke 35 sekolah tersebut juga melaunching penjualan pupuk organik hasil rumah kompos.

Selain berhasil mendaur ulang sisa sampah organik, lewat rumah kompos sekolah tersebut juga turut mengolah limbah dari penjual es sari tebu di sekitarnya.

“Saat ini pupuk kompos itu sudah dimanfaatkan untuk merawat tanaman yang disekolah maupun penjual tanaman hias dan pohon buah,” ujarnya.

Baca Juga: Top, 7.077 Penderita Covid-19 di Rembang Berhasil Sembuh

Sementara itu seorang siswa, Handi Arfiano Hastiawan mengaku senang dengan adanya Box Body Temperature. Dengan alat tersebut maka siswa tidak perlu antre lama untuk pengecekan suhu.

“Jadi bisa segera diketahui kalau sesuai bisa segera masuk. Tak sampai berkerumun untuk dicek suhunya,” tandasnya. (lee)

Halaman:
1
2
3

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Jepara Izinkan PTM 100 Persen dengan Syarat

Selasa, 4 Januari 2022 | 17:37 WIB

Guru Harus Menjadi Agen Perubahan

Kamis, 16 Desember 2021 | 06:38 WIB
X