Masih Ada Wali Larang Mahasiswa PTM, STIE YPPI Terapkan Hybrid Learning

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 06:24 WIB
Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di kampus STIE YPPI Rembang dilakukan secara terbatas dengan jumlah maksimal mahasiswa setiap kelas adalah 25 orang. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di kampus STIE YPPI Rembang dilakukan secara terbatas dengan jumlah maksimal mahasiswa setiap kelas adalah 25 orang. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Dua mahasiswa STIE YPPI Rembang masih belum mengikuti simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di kampus.

Dua mahasiswa tersebut tidak mendapatkan izin dari walinya.

Atas kondisi tersebut, pihak STIE YPPI tetap memberikan fasilitas pembelajaran daring kepada dua mahasiswa itu.

Pembelajaran daring dilaksanakan melalui pemberian materi online atau modul digital.

Wakil Ketua 1 STIE YPPI Rembang, Ahmad Aviv Mahmudi menyatakan, izin dari orang tua menjadi komponen wajib bagi mahasiswa yang mengikuti simulasi PTM.

Baca Juga: Sekda Jateng Jajal Mobil Listrik Buatan Santri Ponpes Balekambang

Jika orang tua tidak mengizinkan, pihak kampus tidak akan memaksa.

Menurut Aviv, proses simulasi PTM di STIE YPPI dilakukan secara hybrid.

Secara akumulatif, 50 persen kegiatan dilaksanakan secara online, dan lainnya PTM.

Pihaknya sudah mendesain perencanaan kegiatan PTM agar tetap mengedepankan prinsip penerapan protokoler Kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Jepara Izinkan PTM 100 Persen dengan Syarat

Selasa, 4 Januari 2022 | 17:37 WIB

Guru Harus Menjadi Agen Perubahan

Kamis, 16 Desember 2021 | 06:38 WIB
X