Lewat Ular Tangga Raksasa, Mahasiswa IAIN Kudus Kenalkan Anak Moderasi Beragama

- Sabtu, 18 September 2021 | 12:41 WIB
Para siswa SDN 4 dan 5 Dersalam Kudus  bermain ular tangga moderasi agama karta mahasiswa IAIN Kudus. (suaramerdeka.com/dok)
Para siswa SDN 4 dan 5 Dersalam Kudus bermain ular tangga moderasi agama karta mahasiswa IAIN Kudus. (suaramerdeka.com/dok)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Banyak cara bisa dilakukan untuk mengenalkan moderasi beragama kepada anak-anak. Mahasiswa IAIN Kudus ini mengenalkan toleransi beragama melalui permainan anak-anak, ular tangga.

Maurin Pratiwi, mahasiswi IAIN Kudus menturkan, ia bersama rekan-rekananya yang menggelar Kuliah Kerja Nyata Terintegrasi Kompetensi (KKN IK) di Desa Dersalam, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, membuat permainan inovatif ular tangga moderasi.

Permainan ini sama seperti permainan ular tangga lainnya. Bedanya ular tangga moderasi agama ini dibuat dalam ukuran besar yakni 3 meter X 3 meter. Ular tangga moderasi agama itu dikenalkan kepada siswa di SDN 4 dan SDN 5 Dersalam.

BACA JUGA : Workshop Literasi di Rembang, Satu Siswa Ditarget Hasilkan Satu Karya Jurnalistik

Saat memainkannya, para siswa dibagi dalam empat kelompok beranggotakan empat hingga lima anak per kelomok. Para siswa kemudian bermain layaknya permainan ular tangga pada umumnya.

Ukuran permainan ulat tangga moderasi beragama yang luas membuat anak-anak bersemangat. Di setiap kotak permainan itu berisi pertanyaan seputar moderasi beragama dan toleransi yang harus dijawab siswa.

Pembelajaran pada tahap anak sekolah dasar ini berkisar pada pengenalan agama resmi di Indonesia dan toleransi.

Maurin menambahkan, materi moderasi beragama yang umumnya berat, bisa dikemas menarik melalui sebuah permainan. Dengan ular tangga raksasa moderasi Agama ini, siswa kelas 4 hingga kelas 6 diajak mengenal arti penting saling menghargai dan menghormati antar agama.

“Melalui permainan ini anak-anak kelas 4, 5, 6 sekolah dasar kami ajar belajar tentang agama di Indonesia, dan bagaimana kita bersikap kepada teman atau orang lain yang berbeda agama,” kata Mahasiswi PGMI ini.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tim KKN IK IAIN Kudus Beri Edukasi Sertifikasi Halal

Minggu, 25 September 2022 | 10:47 WIB

Loloskan 15 Judul, UMK Diundang dalam PKM Award

Rabu, 21 September 2022 | 18:29 WIB

Sah, UMK Buka Prodi Magister Pendidikan Bahasa Inggris

Rabu, 21 September 2022 | 13:43 WIB
X