Kurangi Stres Akibat Pandemi, Mahasiswa UMK Buat Pot Bunga Tiga Fungsi

- Rabu, 1 September 2021 | 17:48 WIB
Tiga mahasiswa membuat magnetic pot aroma terapi sebagai produk andalan dan lolos pembiayaan Kemendikbudristek. (suaramerdeka.com/dok)
Tiga mahasiswa membuat magnetic pot aroma terapi sebagai produk andalan dan lolos pembiayaan Kemendikbudristek. (suaramerdeka.com/dok)

KUDUS,suaramerdea-muria.com – Pot biasanya menjadi tempat untuk menanam tanaman hias. Di tangan tiga mahasiswa Universitas Muria Kudus, pot bunga memiliki tiga fungsi berbeda. Pot unik ini diklaim mampu mengurangi stres di tengah pandemi.

Magical Pot atau magpot karya Idha Rachmawati, Miftahul Janah, dan Fajar Sidqi ini selain untuk tempat menanam tanaman hias, juga memiliki kelebihan sebagai aromaterapi ruangan. Pot bunga tiga fungsi ini baru saja lolos Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) yang digelar Kemendikbud Ristek.

“Kami sudah mulai memproduksi magpot ini. Sejak kami buat, sudah ada yang memesan dari berbagai daerah,” kata Idha Rachmawati, Rabu (1/9).

Idha mahasisi Prodi Akuntansi UMK mengatakan, ide membuat magpot muncul ketika melihat kondisi pandemi Covid-19. Selama pandemi, perlengkapan untuk dekorasi rumah menjadi salah satu paling dicari.

BACA JUGA : Mahasiswa UMK 'Door to Door' Bagikan Bantuan Ke Warga Isolasi Mandiri

Melihat peluang itu, ia mengajak Miftahul Janah, mahasiswi Prodi Ilmu Hukum dan Ilham Fajar Sidqi, mahasiswi Prodi Agroteknologi untuk membuat produk yang tak hanya untuk dekorasi, namun juga memiliki keunggulan lain.

“Magnetic pot seperti ini sudah ada yang menjual, namun kami kembangkan lagi dengan melengkapi difuser aroma terapi untuk mengurangi stress,” katanya

Bentuk pot yang mengambang juga membuat kesan yang lebih unik. Produk mangetic pot memiliki tiga bagian. Bagian bawah tempat magnet yang dihiasi dengan batik. Tujuannya tak lain untuk mengenalkan batik lebih luas, sehingga budaya bangsa bisa terus lestari.

Bagian tengah terdapat tempat difuser aroma terapi, yakni  sebuah alat yang bisa mengubah cairan menjadi asap dengan aroma khas sesuai pilihan. Aroma terapi ini banyak digunakan untuk mengurangi stres.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siswa SMPN 3 Pati Sukses Sulap Hama Jadi Pupuk Multiguna

Minggu, 13 November 2022 | 20:09 WIB

Mencari Jejak Muasal Nama Desa Jaddung Sumenep

Jumat, 11 November 2022 | 16:25 WIB
X