ASN (GURU) HARUS MAMPU MELAYANI DENGAN TEKNOLOGI

- Senin, 28 November 2022 | 22:23 WIB
H. Nor Faiq, M.Pd
H. Nor Faiq, M.Pd

ASN (GURU) HARUS MAMPU MELAYANI DENGAN TEKNOLOGI

Oleh : H. Nor Faiq, M.Pd.

 

Guru merupakan profesi yang dulu dipandang sebelah mata karena statusnya sebagai Pahlawan Tanpa Tanda Jasa kini sudah mulai berubah. Sebagian guru saat ini sudah berstatus ASN (Aparatur Sipil Negara) yang terdiri dari PNS (Pegawai Negeri Sipil) dan PPPK (Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja) dimana secara fungsi dan kewajiban menjalankan tugas negara berdasarkan peraturan yang berlaku. Profesi guru tidak sebatas sebagai “tentara” pencerdas bangsa secara kognitif namun juga sebagai “petani” dalam menanam bibit peserta didik yang berkualitas. Kualitas secara pengetahuan, juga kualitas secara sikap yang berakhlakul karimah. Posisi guru sebagai pondasi dasar perubahan warga negara dari sektor pendidikan menjadikan guru sebagai profesi yang kini diperhitungkan.

Proses transfer ilmu di era digital seperti sekarang berbeda jauh dengan era beberapa dekade sebelumnya yang dimana guru merupakan sumber informasi. Namun, saat ini guru merupakan fasilitator dalam penyampaian ilmu. Fasilitator disini merupakan penghubung antara informasi yang diperlukan dan penerima informasi yaitu peserta didik. Peran teknologi berperan utama dalam transfer of knowlede dalam menghadapi era society 4.0. Tantangan berat menanti guru dalam menghadapi gempuran teknlogi khususnya gadget dan internet yang saat ini sangat mudah diakses oleh peserta didik.

Ibarat menanam padi maka akan tumbuh rumput di sekililingnya, bukan berarti untuk menghilangkan rumputnya kita harus membabat habis semua padinya. Perlu sebuah solusi agar padi tetap tumbuh subur dan rumput terhambat perkembanganya. Selaras dengan hal tersebut, teknologi dalam pendidikan seperti pisau bermata dua dimana  ada sisi baik dan juga sisi buruknya. Sisi positif dari sebuah tekologi adalah mempermudah transfer informasi kepada peserta didik melalui berbagai platform yang tersedia. Berbagai sumber belajar mudah diakses dan dimodifikasi sesuai kebutuhan peserta didik. Peserta didik lebih tertarik dalam mengikuti kegiatan belajar berbasis teknlogi, hal ini senada dengan hasil penelitian Ahmad, dkk (2020) yang menyimpulkan bahwa penggunaan teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minta belajar peserta didik.

Penelitian lain dari Sari dan Harjono (2021) menjelaskan bahwa penggunaan teknologi informasi dalam penyampaian materi pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar dan minat peserta didik. Masih banyak penelitain lain yang menyimpulkan bahwa teknologi informasi dalam proses pembelajaran berdampak positif dalam meningkatkan hasil belajar serta minat peserta didik. Hal tersebut menunjukkan bahwa guru harus mampu “meladeni” tantangan zaman dalam proses pembelajaran. Namun, ibarat pisau bermata dua, ada sisi dimana kemudahan teknologi dan akses informasi  yang yang pesat berdampak negatif. Informasi yang masuk ke peserta didik tidak seluruhnya dibutuhkan dimasa perkembangan dan umurnya. Berbagai informasi negatif tanpa filter dapat dengan mudah dibaca dan dipelajari oleh peserta didik. Platform sosial media yang memang disenangi oleh peserta didik menjadi pintu masuk informasi-informasi tersebut merasuk ke dalam pikiran mereka dan menjadi candu untuk selalu diikuti kabar-kabar terbarunya.

Indonesia merupakan salah satu negara dengan pengguna media sosial paling atraktif di dunia. Menurut data We Are Social tentang statistik digital dunia yang dirilis Januari 2016, Indonesia memiliki 88,1 juta pengguna internet aktif, meningkat 15% dalam dua belas bulan terakhir. Survei Litbang Kompas pada Juni 2015 di lima belas kota (di luar Jakarta) dengan 6.000 responden menunjukkan empat dari sepuluh responden mengaku memiliki perangkat ponsel pintar. Sekitar 85% diantaranya aktif mengakses internet via ponsel. Tak kurang dari 61% responden juga mengaku lebih banyak mengakses media sosial. Media yang interaktif, komunikasi langsung dan tampilan yang menarik menjadi alasan para peserta didik berminat menggunakan aplikasi atau platform tersebut. Tiktok, facebook, Instagram menjadi aplikasi yang paling banyak diakses khusunya oleh para peserta didik karena fitur yang menarik, menangkan dan tentunya up to date.

Perlu sebuah inovasi dari para guru untuk mampu menanggulangi gempuran dampak negatif penggunaan teknologi informasi khususnya media sosial di kehidupan peserta didik. Alternatif yang bisa dilakukan adalah mengkolaborasikan antara teknologi informasi dan proses pembelajaran. Artinya memanfaatkan platform atau aplikasi yag diminati oleh peserta didik untuk proses pembelajaran di dalam atau di luar proses pembelajaran. Pendekatan personal juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan media sosial sebagai ladang memberikan informasi dan apresiasi dalam layanan guru terhadap peserta didik. Artinya, seorang guru harus mampu mengidentifikasi dan masuk ke dalam dunia peserta didik agar mampu diterima secara ikhlas dalam proses transfer of knowledge dan  transfer of character apabila seorang guru sudah diterima dengan tangan terbuka oleh peserta didiknya. Pemberian like atau coment positif di sosial media peserta didik menunjukkan bahwa mereka di pantau dan di support oleh guru sehingga secara pelan-pelan akan membatasi penggunaan sosial media untuk hal-hal yang negatif.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

ASN (GURU) HARUS MAMPU MELAYANI DENGAN TEKNOLOGI

Senin, 28 November 2022 | 22:23 WIB

Peer Counseling Cara Jitu Mengatasi Body Image

Senin, 3 Oktober 2022 | 21:14 WIB

Menggagas Pengelolaan CSR yang Lebih Baik

Kamis, 14 April 2022 | 14:00 WIB

Bermain Kreatif dengan Media Loose Part

Senin, 3 Januari 2022 | 14:26 WIB

Makna Angka 9 di Hari Jadi Blora ke – 272

Minggu, 5 Desember 2021 | 12:45 WIB

Sampah dan Simbol Kekuasaan

Rabu, 10 November 2021 | 09:50 WIB

Menunggu Hasil Pembenahan E – Warung

Kamis, 30 September 2021 | 06:40 WIB

Industri Cukai dalam Bayangan Asap Rokok Ilegal

Jumat, 3 September 2021 | 12:35 WIB

Nilai Hijrah Nabi SAW

Jumat, 6 Agustus 2021 | 10:05 WIB
X