Cangkok Kulit Gagal, Santri Korban Pembakaran Temannya Kembali Masuk Rumah Sakit

- Senin, 21 November 2022 | 19:04 WIB
Tersangka kasus santri bakar santri di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Sarang diserahkan ke Kejaksaan Negeri Rembang. (suaramerdeka-muria.com/Satreskrim Rembang)
Tersangka kasus santri bakar santri di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Sarang diserahkan ke Kejaksaan Negeri Rembang. (suaramerdeka-muria.com/Satreskrim Rembang)

MI masih menunggu jadwal sidang di Pengadilan Negeri (PN) Rembang.

Sebelumnya, Kasatreskrim Polres Rembang melalui Kanit 3 Satreskrim Polres Rembang, Ipda Widodo EP menyatakan, tersangka disangka melanggar Pasal 187 Ayat 2E KUHP.

Baca Juga: Ratusan Siswa Madrasah Ismailiyyah Jepara Diedukasi Sarapan Sehat

Baca Juga: MTsN 1 Rembang Jadi Pilot Project Madrasah Anti-Bully di Indonesia

Dalam pasal tersebut, ancaman hukumannya adalah 15 tahun penjara.

Secara perinci, Pasal 187 KUHP berbunyi : Barang siapa dengan sengaja membakar, menjadikan letusan atau mengakibatkan kebanjiran, dihukum :

 

1. Penjara selama-lamanya dua belas tahun, jika perbuatan itu dapat mendatangkan bahaya umum bagi barang;
2. Penjara selama-lamanya lima belas tahun, jika perbuatannya itu dapat mendatangkan bahaya maut bagi orang lain;
3. Penjara seumur hidup atau penjara sementara selama-lamanya dua puluh tahun, jika perbuatannya itu dapat mendatangkan bahaya maut bagi orang lain dan ada orang mati akibat perbuatan itu.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X