Cangkok Kulit Gagal, Santri Korban Pembakaran Temannya Kembali Masuk Rumah Sakit

- Senin, 21 November 2022 | 19:04 WIB
Tersangka kasus santri bakar santri di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Sarang diserahkan ke Kejaksaan Negeri Rembang. (suaramerdeka-muria.com/Satreskrim Rembang)
Tersangka kasus santri bakar santri di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Sarang diserahkan ke Kejaksaan Negeri Rembang. (suaramerdeka-muria.com/Satreskrim Rembang)

Baca Juga: Geger, Santri Sarang Dibakar Temannya gegara Puntung Rokok, Begini Kronologi Lengkapnya

Baca Juga: Ayo Dolan Kampung Samin Sambongrejo, Desa Wisata Terbaik di Blora 2022

“Kondisi secara umum masih cukup parah. Mungkin pertimbangan dokter (boleh pulang) soal psikologinya. Sejak dibawa pulang di rumah, bisa duduk tanpa dibantu sandaran dua hari setelah itu. Sebelumnya hanya berbaring saja,” jelas Muzakki.

Muzakki menambahkan, selama di rumah sejak 1 November 2022 segala aktivitas AM termasuk Buang Air Besar (BAB) dilakukan di atas kasur.

Hampir sebagian besar tubuhnya juga masih terbungkus perban.

“Saya belum tahu berapa sisa persentase luka bakarnya. Namun, dulu sempat dikatakan hanya tersisa nol koma, tapi kok masih seperti itu (cukup parah). Aktivitas di rumah hanya di atas kasur,” jelasnya.

Muzaki mengatakan, segala biaya pengobatan dan kontrol AM sepenuhnya dibiayai keluarga alias pribadi.

Tidak ada campur tangan pihak lain, termasuk dari kalangan pemerintah.

“Jujur saja, sejak masuk rumah sakit sampai hari ini kami sudah mengeluarkan biaya Rp 60 juta. Kontrol murni dari keluarga seratus persen,” tandasnya.

Sementara itu, MI tersangka pembakaran saat ini berkasnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Rembang.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X