Cangkok Kulit Gagal, Santri Korban Pembakaran Temannya Kembali Masuk Rumah Sakit

- Senin, 21 November 2022 | 19:04 WIB
Tersangka kasus santri bakar santri di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Sarang diserahkan ke Kejaksaan Negeri Rembang. (suaramerdeka-muria.com/Satreskrim Rembang)
Tersangka kasus santri bakar santri di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Sarang diserahkan ke Kejaksaan Negeri Rembang. (suaramerdeka-muria.com/Satreskrim Rembang)

 

Suaramerdeka-muria.com - AM (21), santri korban pembakaran temannya di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang harus kembali masuk rumah sakit.

Anak yatim itu terpaksa kembali dirawat di rumah sakit lantaran proses cangkok kulit di salah satu bagian tubuhnya gagal.

AM harus kembali masuk ke rumah sakit dr Soetomo Surabaya pada Senin (21/11) siang.

Ia dirawat kembali di rumah sakit itu untuk proses ulang pencangkokan kulit yang mengalami luka bakar.

Kakak kandung AM, Muzakki mengungkapkan, cangkok yang gagal berada di bagian paha kiri.

Sumber cangkok diambilkan dari mkulit pada bagian lengan kanan korban yang termasuk paling sedikit mengalami luka bakar.

Muzakki menyebutkan, AM diizinkan pulang dari Rumah Sakit dr Soetomo Surabaya pada 1 November 2022 lalu.

Sejak itu, AM diwajibkan kontrol dua kali dalam sepekan, setiap Jumat dan Senin.

Baca Juga: Kasus Santri Bakar Santri : Tersangka dan Enam Barang Bukti Diserahkan ke Kejaksaan, Terancam 15 Tahun

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Desa Kunir Jadi Kampung Siaga Bencana Pertama di Jepara

Selasa, 22 November 2022 | 18:19 WIB

Ketum PBNU Iringi Pemakaman Nyai Nafisah Sahal

Sabtu, 12 November 2022 | 18:41 WIB
X