Telan Anggaran Rp 88,13 Miliar, Mengapa Kawasan Kota Pusaka Lasem Masih Banjir?

- Minggu, 16 Oktober 2022 | 14:58 WIB
Banjir yang terjadi di Jalan Pantura timur Jembatan Bagan yang masuk kawasan Kota Pusaka Lasem. (suaramerdeka-muria.com/Tangkapan layar video)
Banjir yang terjadi di Jalan Pantura timur Jembatan Bagan yang masuk kawasan Kota Pusaka Lasem. (suaramerdeka-muria.com/Tangkapan layar video)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Rembang pada Jumat malam hingga Sabtu 15 Oktober 2022 dini hari kemarin membuat banyak kawasan terendam banjir.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah genangan air cukup tinggi di bagian kawasan Kota Pusaka Lasem.

Genangan air terjadi di kawasan Pantura sebelah timur Jembatan Bagan, yang masih termasuk bagian penataan kawasan Kota Pusaka Lasem tahun ini.

Dalam sejumlah video yang beredar, genangan air cukup tinggi terjadi Jalan Pantura timur Jembatan Bagan Lasem.

Ketinggian air sekilas sampai setengah ban truk besar.

Permukaan aspal Jalan Pantura sama sekali tidak terlihat di kawasan itu.

Selain di kawasan tersebut, genangan air juga terjadi di lantai bawah bangunan Pasar Lasem yang berada di utara alun-alun.

Kondisi tersebut sempat menjadi pertanyaan sejumlah pihak mengingat penataan Lasem Kota Pusaka sejatinya menyedot anggaran yang tidak sedikit.

Anggaran penataan kota pusaka tersebut sebesar Rp 88,13 miliar yang dilaksanakan secara Multi Years Contract (MYC) 2021-2022.

Pelaksana proyek Kota Pusaka Lasem dari PT. Putera Jaya Andalan, Hadi Mulyono mengungkapkan, genangan di lantai bawah bangunan Pasar Lasem akibat luapan hujan semalam suntuk sehingga air meluber dari jalan raya.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X