Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi Dibangun, Waktu Tempuh Gilimanuk-Denpasar Hanya 2 Jam, Begini Jalur Rute Tol Itu

- Senin, 12 September 2022 | 18:44 WIB
Ilustrasi rute tol Gilimanuk-Mengwi yang akan memangkas waktu tempuh Gilimanuk-Denpasar dari 5-7 jam menjadi 1,5-2 jam. (suaramerdeka.com)
Ilustrasi rute tol Gilimanuk-Mengwi yang akan memangkas waktu tempuh Gilimanuk-Denpasar dari 5-7 jam menjadi 1,5-2 jam. (suaramerdeka.com)

Dengan pemberdayaan 4 Desa di Bali sebagai Rest Area terpadu yang masing-masing memiliki konsep berbeda, yaitu Jembrana yang mengangkat kearifan lokal.

Lalu Pekutatan yang menunjang area taman bermain internasional.

Kemudian Soka dengan konsep pedesaan sebagai tempat beristirahat, serta Tabanan sebagai pusat logistik untuk distribusi dalam kota.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Kualifikasi Piala Asia U20 2023 : Timnas Hong Kong Sudah Tiba, Disusul Vietnam dan Timor Leste

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT. Tol Jagat Kerthi Bali memulai pelaksanaan pembangunan Jalan Tol Gilimanuk - Mengwi di Provinsi Bali ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersama Gubernur Bali I Wayan Koster di Pekutatan, Jembrana, Sabtu (10/9/2022).

Dilansir dari laman Kementerian PUPR, Menteri Basuki mengatakan dalam pembangunan jalan tol, khususnya di Bali sebagai destinasi wisata dunia, harus memperhatikan beberapa hal.

“Pertama, pasti kualitas. Sebagai wisata dunia, Bali harus menunjukkan kalau kita bisa membangun jalan tol dengan kualitas terbaik. Lalu, kedua juga harus memperhatikan estetika. Tidak hanya struktur-struktur jalan saja. Juga, kualitas dan estetikanya, tanpa mengurangi kecepatan kerjanya,” tegas Menteri Basuki.

Baca Juga: Warga Kudus Kabur dengan Tangan Diborgol, Dikenal Licin dalam Kasus Rokok Ilegal di Tuban

Dengan perkiraan biaya investasi sebesar Rp24,6 Triliun, Jalan Tol Gilimanuk - Mengwi ini ditargetkan usai pada tahun 2028, namun Menteri Basuki menghendaki tuntas semua pada 2025 akhir.

Proses pembangunan jalan tol ini tetap memperhatikan kearifan lokal Bali dengan menghindari tempat-tempat suci serta membangun jalur khusus roda dua untuk sepeda dan sepeda motor.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Sumber: PUPR

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X