Vaksinasi Gotong Royong Menyasar Warga Asing

- Jumat, 16 Juli 2021 | 17:54 WIB
Wamen BUMN Pahala Nugraha Mansury (bumn.go.id) (bumn.go.id)
Wamen BUMN Pahala Nugraha Mansury (bumn.go.id) (bumn.go.id)

JAKARTA,suaramerdeka-muria.com-Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pahala Nugraha Mansury menjelaskan, vaksinasi gotong royong adalah pilihan atau opsi tambahan mengakses vaksin bagi korporasi, karyawan, keluarga, dan yang terkait.

Baca Juga: 1,4 Juta Dosis Vaksin Sinopharm Mendarat di Jakarta

Vaksinasi gotong royong ditujukan untuk mendukung tercapainya target vaksinasi nasional sebanyak 2 juta dosis per hari, dan tercapainya herd immunity atau kekebalan kelompok.

''Juga membantu warga negara asing yang bertugas atau tinggal di Indonesia, agar mereka juga bisa terlindungi,’’ ujar Pahala Nugraha dalam keterangan pers dari Komite Pananganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Jumat 16 Juli 2021.

Pahala Nugraha Mansury menyebut, ada semangat kolaborasi, gotong royong di sini.

Apalagi, kata dia, ini juga untuk meringankan beban pendanaan pemerintah Indonesia. Pendanaannya mandiri dari Kimia Farma, sebagai anggota Badan Usaha Milik Negara (BUMN) holding farmasi.

''Tanpa menggunakan APBN baik untuk pembelian vaksin maupun pengiriman dan pelaksanaan vaksinasinya,’’ tandasnya.

Baca Juga: Setelah Baliho Makian, Desa Jenar Kembali Viral Karena Hajatan

Pahala menegaskan, vaksinnya tidak menggunakan vaksin untuk program pemerintah, ataupun vaksin hibah dari negara sahabat atau dari skema hibah multilateral seperti hibah 500.000 dosis vaksin Sinopharm dari pemerintah Uni Emirat Arab, maupun vaksin dari skema GAVI-COVAX.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Terkini

X