Resmi Tolak Tol Masuk Kota, Bupati Rembang Jelaskan Dampaknya

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 13:16 WIB
Bupati Rembang Abdul Hafidz saat sosialisasi Amdal Jalan Tol Demak-Tuban. (suaramerdeka-muria.com/Mulyanto Ari Wibowo)
Bupati Rembang Abdul Hafidz saat sosialisasi Amdal Jalan Tol Demak-Tuban. (suaramerdeka-muria.com/Mulyanto Ari Wibowo)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com - Pemkab Rembang secara resmi menolak rencana jalan tol Demak-Tuban yang melewati tengah kota.

Pemkab Rembang mempersilahkan bila jalan tol melewati area selatan kota.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengatakan jalan tol yang melewati kota sangat memberatkan Kabupaten Rembang.

Pasalnya sebagai kota kecil, jalan tol akan merusak tata kota.

"Kalau kota dibelah jalan tol akan menjadi tidak cantik. Jangan sampai lewat jalan kota," kata dia saat Konsultasi Publik Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) Rencana Pembangunan Jalan Tol Demak - Tuban di Museum Kartini Rembang Jumat pagi.

Dia mengatakan akan lebih baik jalan tol dikembalikan ke rencana awal.

"Rencana awal itu di selatan kota atau sekitar 3 kilometer dari kota. Kalau lewat kota, akan memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi Kabupaten Rembang, " tegas dia.

Bupati menyebutkan Kabupaten Rembang sendiri akan dilewati jalan tol yang paling panjang dibanding Kabupaten Demak, Kudus, Pati dan Blora.

Baca Juga: Kronologi Dugaan Penggelapan dan Penipuan Koperasi Sumber Agung Versi Kuasa Hukum Pelapor

Baca Juga: Revitalisasi Taman Menara Kudus Dianggarkan Rp 800 Juta, Pangkalan Ojek Wisata Direlokasi

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X