Jika Menikah dengan Bule, Bagaimana Status Kewarganegaraan Anak? Ini Penjelasannya

- Jumat, 29 Juli 2022 | 07:10 WIB
Anjar Hari Kiswanto dan Veronika Zhukova. (suaramerdeka-muria.com/Anjar Hari Kiswanto)
Anjar Hari Kiswanto dan Veronika Zhukova. (suaramerdeka-muria.com/Anjar Hari Kiswanto)

Suaramerdeka-muria.com – Belakangan cukup marak pernikahan yang dilakukan oleh warga negara Indonesia dengan warga negara asing.

Satu pernikahan beda negara yang cukup viral baru-baru ini terjadi di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah (Jateng).

Seorang warga negara Indonesia, asli Desa Tasikagung Kecamatan/Kabupaten Rembang Anjar Hari Kiswanto (35), menikahi bule cantik asal St. Petersburg Rusia Veronika Zhukova (27).

Dalam UU Republik Indonesia Nomor 1 1974 tentang Perkawinan, pernikahan antara warga negara Indonesia dengan warga negara asing disebut sebagai perkawinan campuran.

Dalam Pasal 57 undang-undang tersebut, yang dimaksud perkawinan campuran adalah perkawainan antara dua orang yang di Indonesia tunduk pada hukum yang berlainan, karena perbedaan kewaraganegaraan dan salah satu pihak berkewarganegaraan Indonesia.

Baca Juga: Alasan Veronika, Bule Cantik Rusia yang Menikahi Penjual Ikan di Rembang, Pilih Kuliah S2 Bahasa Indonesia

Baca Juga: Pengakuan Veronika, Bule Cantik Rusia Usai Menikah dengan Penjual Ikan di Pesisir Rembang

Dalam pasal 58 di undang-undang yang sama juga disebutkan, bagi orang-orang yang berlainan kewarganegaraan yang melakukan perkawinan campuran, dapat memperoleh kewarganegaraan dari suami/isterinya dan dapat pula kehilangan kewarganegaraannya, menurut cara-cara yang telah ditentukan dalam Undang-undang Kewarganegaraan Republik Indonesia yang berlaku.

Lantas, bagaimana status kewarganegaraan perkawinan yang terjadi antara orang Indonesia dengan orang asing.

Dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 12 2006 tentang Kerwarganegaraan Republik Indonesia disebutkan yang termasuk warga negara Indonesia salah satunya adalah anak yang dilahirkan atas perkawinan sah dari seorang ayah warga negara Indonesia dan ibunya warga negara asing.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Desa Kunir Jadi Kampung Siaga Bencana Pertama di Jepara

Selasa, 22 November 2022 | 18:19 WIB

Ketum PBNU Iringi Pemakaman Nyai Nafisah Sahal

Sabtu, 12 November 2022 | 18:41 WIB

Kunjungan Kapolri Silaturahmi Alim Ulama Rembang

Minggu, 30 Oktober 2022 | 16:30 WIB
X