Calon Haji Wajib Tahu, Biaya Riil Ibadah Haji Rp 98 Juta!

- Minggu, 24 Juli 2022 | 15:23 WIB
Ilustrasi jemaah haji. (Canfa)
Ilustrasi jemaah haji. (Canfa)

''Bayangkan nasi untuk jamaah haji Indonesia malah produk impor. Padahal beras yang biasa dikonsumsi warga Indonesia beda dengan bahan pangan miliknya Arab Saudi atau negara lain,'' ungkapnya.

Kapoksi Komisi VIII dari Fraksi Gerindra ini menyebut jika posisi daya tawar Indonesia di hadapan Arab Saudi tinggi, karena ibadah haji dan umroh asal Tanah Air sangat besar dan menghasilkan sumber devisa besar bagi negaranya.

Baca Juga: Hasil BRI Liga 1 2022, Madura United vs Barito Putera : MU Menang Besar, PSS vs PSM : Sleman Keok di Kandang

Wachid juga menyebut, untuk saat ini jamaah haji asal Indonesia masih ada yang berada di Tanah Suci.

Kloter terakhir jamaah haji Indonesia tiba di Tanah Air pada pertengahan Agustus mendatang.

Namun, Arab Saudi ternyata sudah membuka pintu untuk pelaksanaan umroh. Minat warga Indonesia untuk umroh ini juga sangat tinggi.

Baca Juga: Daftar Tunggu Haji Nyaris Capai 100 Tahun, Berikut Ini Doa dan Amalan Agar Segera Naik Haji

''Bargaining position kita tinggi. Itu mestinya bisa dimaksimalkan agar kuota, layanan dan fasilitas yang diterima jamaah Indonesia bisa lebih oke,'' tegasnya.

***

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X