Benarkah KTP, KK, KIA Jadi Pengganti Kartu BPJS? Ini Jawabannya

- Minggu, 24 Juli 2022 | 06:34 WIB
Kartu Indonesia Sehat. (suaramerdeka-muria.com/Moch Noor Efendi)
Kartu Indonesia Sehat. (suaramerdeka-muria.com/Moch Noor Efendi)

Suaramerdeka-muria.com - Warga Indonesia yang tercatat sebagai peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau biasa disebut peserta BPJS Kesehatan kini tak harus menggunakan kartu BPJS Kesehatan.

Itu setelah BPJS Kesehatan selaku penyelenggara JKN mengambil kebijakan penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai nomor identitas peserta program JKN.

Seperti dilansir dari laman bpjs-kesehatan.go.id, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron saat saat meresmikan emanfaatan NIK sebagai nomor identitas peserta JKN-KIS di Bali pada 26 Januari 2022 menyatakan, penggunaan NIK itu untuk memberi kemudahan kepada peserta JKN mengakses layanan.

"Penggunaan NIK sebagai nomor identitas peserta JKN-KIS diharapkan juga dapat meningkatkan akurasi data peserta JKN-KIS secara terintegrasi. Selain itu, dengan menggunakan NIK sebagai nomor identitas peserta JKN-KIS, maka peserta tidak perlu mencetak fisik kartu kepesertaan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Peserta yang hendak mengakses layanan program JKN-KIS cukup menyebutkan NIK, menunjukkan e-KTP atau KIS digital melalui aplikasi Mobile JKN," ujarnya.

Baca Juga: Kartu BPJS Kesehatan Tak Diterbitkan Lagi, Begini Cara Warga Berobat ke Rumah Sakit

Baca Juga: Hasil BRI Liga 1 2022, Madura United vs Barito Putera : MU Menang Besar, PSS vs PSM : Sleman Keok di Kandang

NIK dipilih karena merupakan kunci penting dalam menentukan setiap akses pengelolaan data, validitas, dan eligibilitas data.

Ghufron juga mengungkapkan, penggunaan NIK sebagai identitas peserta BPJS Kesehatan sejalan dengan Undang-Undang Nomor 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.

Pada pasal 13 huruf a regulasi itu disebutkan, dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 10, BPJS berkewajiban memberikan nomor identitas tunggal kepada peserta.

Sesuai Undang-Undang Nomor 24 tahun 2013 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2008 tentang Administrasi, NIK adalah nomor identitas penduduk yang bersifat unik atau khas, tunggal, dan melekat pada seseorang yang terdaftar sebagai penduduk Indonesia.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Desa Kunir Jadi Kampung Siaga Bencana Pertama di Jepara

Selasa, 22 November 2022 | 18:19 WIB

Ketum PBNU Iringi Pemakaman Nyai Nafisah Sahal

Sabtu, 12 November 2022 | 18:41 WIB

Kunjungan Kapolri Silaturahmi Alim Ulama Rembang

Minggu, 30 Oktober 2022 | 16:30 WIB
X