Konsumen Wajib Paham, Pendaftaran BBM Subsidi Via Website MyPertamina Khusus untuk Jenis Kendaraan Ini Saja

- Jumat, 1 Juli 2022 | 06:33 WIB
Konsumen mengendarai kendaraan roda empat melakukan pemindaian aplikasi MyPertamina. (suaramerdeka-muria.com/dok)
Konsumen mengendarai kendaraan roda empat melakukan pemindaian aplikasi MyPertamina. (suaramerdeka-muria.com/dok)

JAKARTA,suaramerdeka-muria.com - Para konsumen bahan bakar minyak (BBM) wajib tahu pemilik kendaraan mana saja yang wajib melakukan pendaftaran BBM  subsidi melalui website MyPertamina. Sebab hanya pemilik kendaraan jenis tertentu saja yang wajib mendaftar.

PT Pertamina (Persero) lewat Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading dalam upaya memastikan penyaluran BBM bersubsidi bisa tepat sasaran dan tepat kuota, menerapkan mekanisme baru yakni dengan cara pendaftaran BBM lewat website MyPertamina.

Saat ini, mekanisme tersebut khusus untuk kendaraan roda empat (mobil) saja.

Baca Juga: Gara-Gara Mobil Modifikasi, Stok Pertalite SPBU di Kudus Ini Disetop Pertamina

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan penyaluran Pertalite maupun Solar subsidi masih memiliki berbagai tantangan.

Diantaranya penyaluran yang tidak tepat sasaran, di mana pengguna yang seharusnya tidak berhak ikut mengkonsumsi BBM bersubsidi, ini turut mempengaruhi kuota yang harus dipatuhi Pertamina Patra Niaga selaku badan usaha yang ditugaskan.

“Sebanyak 60 persen masyarakat mampu atau yang masuk dalam golongan terkaya ini mengkonsumsi hampir 80 persen dari total konsumsi BBM bersubsidi. Sedangkan 40 persen masyarakat rentan dan miskin hanya mengkonsumsi 20 persen dari total subsidi energi tersebut. Jadi diperlukan suatu mekanisme baru, bagaimana subsidi energi ini benar-benar diterima dan dinikmati yang berhak,” ujar Irto Ginting melalui siaran persnya.

Subsidi yang tepat sasaran ini menjadi penting. Terlebih, Pemerintah telah berkontribusi besar mengalokasikan dana hingga Rp 520 triliun untuk subsidi energi di tahun 2022.

Dalam memastikan subsidi energi inipun, Pertamina Patra Niaga juga harus mematuhi regulasi yang berlaku. Ia mengatakan, Pemerintah menerbitkan regulasi seperti Peraturan Presiden No. 191/2014 serta Surat Keputusan (SK) Kepala BPH Migas No. 04/P3JBT/BPH Migas/KOM/2020.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Artikel Terkait

Terkini

X