Kalah di Persidangan Pembobolan Rekening Nasabah, Ini Langkah Bank Mandiri

- Jumat, 27 Mei 2022 | 06:10 WIB
Kantor Bank Mandiri Cabang Kudus. (suaramerdeka.com/Saiful Annas)
Kantor Bank Mandiri Cabang Kudus. (suaramerdeka.com/Saiful Annas)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Kalah di persidangan kasus pembobolan rekening nasabah, pihak Bank Mandiri mengaku belum menerima salinan putusan Pengadilan Negeri Kudus.

Regional Operations Head Bank Mandiri Region VII/Jawa 2 Nur Iwan Soeyanto mengatakan, pihaknya belum menerima salinan keputusan PN Kudus.

“Kami akan mempelajari terlebih dahulu pertimbangan majelis hakim dalam pengambilan keputusan sebelum memutuskan langkah hukum lebih lanjut atas putusan tersebut,” katanya.

Baca Juga: Divonis Bersalah, Bank Mandiri Harus Kembalikan Tabungan Nasabah Rp 5,8 Miliar

Iwan menambahkan, Bank Mandiri tetap berkomitmen menghormati dan akan mengikuti seluruh proses hukum yang ada dalam penyelesaian perkara tersebut dengan baik.

Seperti diberitakan, kasus yang mulai disidangkan di PN Kudus 27 Oktober 2022 ini bermula dari gugatan Imam Rofii setelah menyadari tabungannya sebesar Rp 5,8 milair rebih mendadah raib. Setelah ditelusuri, ada empat transaksi yang tidak dilakukan oleh kliennya, pada tanggal 17 Mei 2021.

Transaksi itu masing-masing transfer RTGS tanah Bantul 2 sebesar Rp 2.000.030.000, transfer RTGS tanah Bantul 1 sebesar Rp. 2.000.030.000, transfer RTGS tanah sawah bantul sebesar Rp 1.300.030.000, dan penarikan tunai sebesar Rp 500 juta.

Kejadian itu diketahui klien kami pada 31 Mei 2021, ketika hendak mengambil uang tunai sebesar Rp 20 juta di Bank Mandiri Cabang Karanganyar Demak. Atas temuan itu, Rofii melalui kliennya mengajukan gugatan ke PN Kudus, setelah Bank mandiri enggan menanggapi aduan nasabahnya itu.

Bank Mandiri divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Kudus atas raibnya tabungan nasabah Imam Rofii senilai Rp 5,8 miliar lebih. Dalam amar putusan Nomor 59/Pdt.G/2021/PN.Kds, Hakim PN Kudus yang menyidangkan kasus tersebut mengabulkan sebagian gugatan Imam Rofii.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X