Bupati Blora Sampaikan Konsep Perhitungan DBH Migas ke Dirjen Migas, DBH Migas Blok Cepu Capai Rp 300 Miliar

- Jumat, 13 Mei 2022 | 07:01 WIB
Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si berdiskusi dengan Dirjen Migas beserta jajarannya, Kamis (12/5/2022). (suaramerdeka.com/Urip Daryanto)
Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si berdiskusi dengan Dirjen Migas beserta jajarannya, Kamis (12/5/2022). (suaramerdeka.com/Urip Daryanto)

JAKARTA, suaramerdeka-muria.com - Tak kenal lelah. Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., terus berjuang melakukan lobi-lobi ke sejumlah pihak berkompeten, agar DBH Migas Blok Cepu yang diterima Blora bisa maksimal.

Berdasarkan UU Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah (HKPD), ada klausul yang menerangkan bahwa daerah perbatasan kabupaten penghasil berhak atas DBH sebesar 3 persen.

Dari hitung-hitungan itu bupati Menargetkan, dari angka 3 persen, Blora bisa mendapatkan 2 persen, yakni angkanya bisa berkisar antara Rp 200 Miliar hingga Rp 300 Miliar.

Sementara 1 persen lainnya dibagi sejumlah daerah perbatasan lainnya.

Baca Juga: Rumah Sakit yang Pernah Diresmikan Gus Dur di Cepu Blora kini Aktif Lagi


Untuk menggolkan target itu, Kamis (12/5/2022), Bupati yang akrab disapa Mas Arief mendatangi Kementerian ESDM untuk bertemu Direktur Jenderal Minyak Bumi dan Gas (Dirjen Migas), Prof. Ir. Tutuka Ariadji, M.Sc., Ph.D., di Gedung Ditjen Migas lantai 16, Jl. HR. Rasuna Said Kuningan, Jakarta Selatan.

Diketahui, pasca disahkannya UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah (HKPD) awal tahun 2021, Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., waktu itu juga langsung gerak cepat.

Yakni, Maret lalu langsung menemui Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI. Keperluannya, menyerahkan surat usulan perhitungan teknis pembagian DBH Migas.

Baca Juga: Wings Air Berminat Mendarat di Bandara Ngloram Blora, Bakal Buka Penerbangan Jakarta – Cepu

Saat di Kementerian ESDM, Kamis, dengan didampingi Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD), Slamet Pamudji, SH., M.Hum., Bupati melakukan diskusi dengan Dirjen Migas beserta jajarannya.

Usai berdiskusi, Bupati Arief menyampaikan langsung usulan konsep perhitungan DBH Migas yang akan diatur melalui PP dan Permen sebagai turunan UU HKPD ke Dirjen Migas.

"Bismillah. Saat bertemu dengan Dirjen Minyak dan Gas Bumi, kami sampaikan usulan penyusunan PP dan Permen turunan UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah,’’ jelas bupati.

Baca Juga: TMMD di Blora, Membangun Jalan Membelah Kawasan Hutan Pengkoljagong

Dikemukakan, PP dan Permen tersebut akan menjadi dasar pembagian DBH Migas Blok Cepu. Pihaknya minta doanya kepada seluruh warga Blora, semoga usulan menjadi bahan pertimbangan dan nantinya membawa manfaat untuk pembangunan Kabupaten Blora.

Dia mengatakan, Blora sangat bersyukur, akhirnya perjuangan untuk memperoleh DBH Migas Blok Cepu mulai terbuka dengan lahirnya UU HKPD yang baru. UU tersebut akan ditindaklanjuti dengan penyusunan PP serta Permen nya.

Menurutnya, berdasarkan UU HKPD yang baru, ada klausul yang menerangkan bahwa daerah perbatasan kabupaten penghasil berhak atas DBH sebesar 3 persen.

Baca Juga: Hasil Analisis Google Trends: Jateng Ungguli Jabar Jatim, Jepara Rembang Terbanyak Baca Artikel SEA Games 2022

Ada 7 Kabupaten yang berbatasan dengan Kabupaten penghasil Migas Blok Cepu (Bojonegoro). Yakni Blora, Tuban, Ngawi, Madiun, Nganjuk, Jombang, dan Lamongan.

Namun jika melihat posisi Blora di Blok Cepu, Blora masuk wilayah kerja penambangan (WKP) Blok Cepu sebanyak 37 persen yang sumur produksi nya ada di Bojonegoro, Jatim.

"Hemat kami porsi yang diperoleh Blora dari 3 persen ini lebih banyak daripada 6 Kabupaten lain yang berbatasan dengan Bojonegoro namun tidak masuk WKP," papar Bupati Blora H Arief Rohman.

Baca Juga: Tiga Atlet Blora Tampil di SEA Games 2022 di Vietnam Bersama Satu Pelatih

Dijelaskan Bupati, Formulasi pembagiannya telah coba disusun dalam FGD beberapa waktu lalu dengan stakeholder terkait, dan itu yang disampaikan ke Dirjen Migas.

"Hitung-hitungannya semoga Blora dapat 2 persen. Satu persen sisanya dibagi ke 6 Kabupaten perbatasan lainnya berdasarkan panjang garis perbatasan wilayah,’’ jelas Arief Rohman.

Jika usulan itu disetujui, lanjutnya, diprediksi Blora akan dapat sekitar Rp 200 Miliar hingga Rp 300 Miliar. DBH itulah nanti akan dimanfaatkan untuk membangun infrastruktur Blora yang kondisinya masih banyak yang rusak.

Baca Juga: Blora Dapat Kuota 291 Calon Jemaah Haji, Cek Daftar Nama di Sini, Segera Konfirmasi Pelunasan BPIH di Bank

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tingkat Stunting Bisa Ditekan, Ini Caranya

Minggu, 15 Mei 2022 | 14:59 WIB
X