Jalan Tol Masuk Kota, Bupati Rembang Ajukan Protes ke Kementerian, Begini Hasilnya

- Selasa, 26 April 2022 | 14:31 WIB
Jalan Tol Demak-Tuban di Rembang direncanakan masuk dalam kota. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Jalan Tol Demak-Tuban di Rembang direncanakan masuk dalam kota. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Pemkab Rembang secara resmi telah mengajukan protes kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU dan PR) perihal rute tol di Rembang yang rencananya masuk dalam kota.

Protes dilakukan melalui surat dan sambungan telepon oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz.

Hal itu dilakukan Hafidz menanggapi adanya sikap tidak setuju dari warga jika rute tol berubah dari jalur Rembang selatan menjadi melintasi dalam kota.

Baca Juga: Lebaran, Konsumsi LPG di Kudus Diprediksi Naik 7 Persen

Baca Juga: Thong-thong Lek Rembang Digelar, Ini Peserta dan Nomor Urut Tampilnya

Di hadapan wartawan, Selasa (26/4) siang, Bupati Abdul Hafidz menyatakan, sosialisasi pertama yang diterima Pemkab Rembang, tol akan melintasi kawasan GOR Mbesi.

Rutenya terlebih dahulu melewati Kecamatan Sumber kemudian ke Seren Sulang baru ke utara kawasan Kedungrejo dan GOR.

Baca Juga: Nasib, Mudik ke Rembang Malah Dijebloskan ke Penjara, Ternyata Ini Penyebabnya

Baca Juga: Info Mudik : Enam Titik Rawan Kecelakaan Wajib Diwaspadai Pemudik di Pantura Rembang

“Itu sosialisasi yang pertama. Kalau ada perubahan saya tidak tahu dan tidak dikasih tahu. Saya sudah protes ke Kementerian melalui surat dan telepon. Kami sangat menolak kalau jalan tol masuk kota,” papar Hafidz.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X