Kejagung Minta Keterangan Tiga Saksi, Pelapor Kajari Kudus Ungkap Adanya Ancaman

- Senin, 11 April 2022 | 23:00 WIB
Ketua LSM Bimantara Kudus Didik HS di kantor Kejati Jawa Tengah, Senin (11/4). (suaramerdeka-muria.com/dok)
Ketua LSM Bimantara Kudus Didik HS di kantor Kejati Jawa Tengah, Senin (11/4). (suaramerdeka-muria.com/dok)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Tiga orang saksi dimintai keterangan Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejagung RI terkait aduan penyalahgunaan wewenang dan dugaan pemerasan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus, Senin (11/4).

Dua orang diantaranya yakni Anggota DPRD Kudus Rinduwan dan Ketua KONI Imam Triyanto.

Satu orang lainnya yakni Ketua LSM Bimantara Didik Hadi Saputro, yang tak lain pihak yang melayangkan surat aduan tersebut ke Kejagung RI.

BACA JUGA : Kajari Kudus Diadukan ke Kejagung Terkait Dugaan Pemerasan

Anggota DPRD Kudus Rinduwan membenarkan telah dimintai keterangan oleh Jamwas Kejagung di Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Senin (11/4) pagi. Namun, Rinduwan enggan menjelaskan detail pemanggilannya sebagai saksi dalam kasus tersebut.

“Sama seperti yang lainnya lah,” katanya.

Sebelum menjadi wakil rakyat, Rinduwan menjabat ketua KONI Kudus kurun waktu 2010-2018.

Hal senada diungkapkan Ketua KONI Kudus periode 2021-2025 Imam Triyanto. Ia juga mengaku diminta keterangan hingga kurang lebih dua jam. Pertanyaan yang diajukan tak jauh dari aduan adanya penyalahgunaan wewenang dan dugaan pemerasan.

“Saya jawab sesuai fakta dan yang saya ketahui. Termasuk adanya bukti transfer sejumlah uang itu memang benar,” katanya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Desa Kunir Jadi Kampung Siaga Bencana Pertama di Jepara

Selasa, 22 November 2022 | 18:19 WIB

Ketum PBNU Iringi Pemakaman Nyai Nafisah Sahal

Sabtu, 12 November 2022 | 18:41 WIB

Kunjungan Kapolri Silaturahmi Alim Ulama Rembang

Minggu, 30 Oktober 2022 | 16:30 WIB
X