Peringatan Satu Abad Perjuangan Samin Surosentiko, Webinar Kebudayaan : Ada Tautan Samin Blora dan Sawahlunto

- Selasa, 15 Maret 2022 | 16:50 WIB
Penambangan batubara di Sawahlunto di masa kolonial Belanda. Salah satu lubang tambang diberinama lubang tambang Mbah Suro. (suaramerdeka.com/Kemendikbudristek)
Penambangan batubara di Sawahlunto di masa kolonial Belanda. Salah satu lubang tambang diberinama lubang tambang Mbah Suro. (suaramerdeka.com/Kemendikbudristek)

BLORA, suaramerdeka-com- Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, akan lebih fokus mengembangkan destinasi wisata di daerahnya.

Salah satu destinasi unggulan di daerah tersebut adalah lubang tambang Mbah Suro.

‘’Lubang tambang Mbah Suro ini berada di tengah Kota Sawahlunto. Lokasinya sangat strategis. Itu menjadi salah satu destinasi wisata unggulan kami,’’ ujar Walikota Sawahlunto Deri Asta saat menjadi pembicara webinar kebudayaan bertemakan Penguatan Sejarah Samin Surosentika sebagai Cagar Budaya (Warisan Budaya Takbenda), Selasa (15/3/2022).

Baca Juga: Peringatan Satu Abad Perjuangan Samin Surosentiko : Begini Sejarah Perjuangan Samin Surosentiko

Webinar digelar sebagai rangkaian kegiatan dalam rangka Peringatan Satu Abad Perjuangan Samin Surosentiko.

Puncak acara peringatan Satu Abad Perjuangan Samin Surosentiko digelar Selasa malam di pendopo Pengayoman di Desa Kediren, Kecamatan Randublatung, Blora. Kediren merupakan desa kelahiran Samin Surosentiko.

Selain Deri Asta, pembicara dalam webinar itu adalah Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek RI Hilmar Farid yang menyampaikan materinya melalui rekaman video, Bupati Blora H Arief Rohman, Walikota Sawahlunto Deri Asta, Gunretno (Sedulur Sikep), Elsa Putri E Syafril (Peneliti dan Penulis), Amrih Widodo (Akademisi Peneliti Sedulur Sikep), Dandhy Dwi Laksono (Jurnalis, Produser dan Sutradara Film) dengan dipandu moderator Eggy Yunaedi.

Baca Juga: Tari Guyub Samin Sambut Kedatangan Presiden Jokowi di Peresmian Bandara Ngloram

Bukan tanpa alasan Kota Sawahlunto fokus mengembangkan destinasi wisata di daerahnya. Walikota Sawahlunto menjelaskan, Kota Sawahlunto pernah berjaya dengan tambang batubaranya sejak zaman kolonial Belanda.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Desa Kunir Jadi Kampung Siaga Bencana Pertama di Jepara

Selasa, 22 November 2022 | 18:19 WIB

Ketum PBNU Iringi Pemakaman Nyai Nafisah Sahal

Sabtu, 12 November 2022 | 18:41 WIB
X