Blora Usulkan Ada Exit Tol di Kota Rembang dan Padangan, Antisipasi Ruas Tol Ngaroban Sepi

- Kamis, 17 Februari 2022 | 11:46 WIB
Gapura perbatasan Jateng-Jatim di Kecamatan Cepu, Kabupate Blora. DPRD Blora mengusulkan adanya exit tol di wilayah perbatasan Jateng-Jatim di Kecamatan Padangan Bojonegoro. (suaramerdeka.com/Abdul Muiz)
Gapura perbatasan Jateng-Jatim di Kecamatan Cepu, Kabupate Blora. DPRD Blora mengusulkan adanya exit tol di wilayah perbatasan Jateng-Jatim di Kecamatan Padangan Bojonegoro. (suaramerdeka.com/Abdul Muiz)

BLORA, suaramerdeka-muria.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Blora mengusulkan adanya pintu masuk dan keluar (exit) tol di Kota Rembang dan di Kecamatan Padangan (Bojonegoro).

Usulan tersebut dikemukakan Ketua DPRD HM Dasum seiring akan dibangunnya ruas jalan tol Demak-Tuban dan Ngawi-Bojonegoro-Tuban (Ngaroban) oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

''Wilayah Blora tidak dilalui kedua ruas jalan tol tersebut. Maka kami mengusulkan agar ada exit tol di Kota Rembang dan di Kecamatan Padangan,'' ujar Ketua DPRD Blora, HM Dasum, Kamis 17 Februari 2022.

Baca Juga: Tol Ngaroban Ngawi-Bojonegoro-Tuban Mulai Dibangun 2023

Bukan tanpa alasan usulan tersebut diajukan.

Menurut HM Dasum yang juga ketua DPC PDIP Blora, dengan adanya exit tol di Kota Rembang dan di Kecamatan Padangan, maka para pengguna jalan tol akan dimudahkan jika hendak menuju wilayah Kota Cepu dan Kota Blora serta wilayah lainnya di Kabupaten Blora.

 

Baca Juga: Daftar Desa di Bojonegoro yang Akan Dilewati Tol Ngaroban Ngawi-Bojonegoro-Tuban, Berada di Lahan Solo Valley

 

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X