Tol Demak-Tuban : Harga Tanah di Rembang Ada yang Hanya Rp 15.000/Meter, Bakal Meroket?

- Selasa, 15 Februari 2022 | 16:27 WIB
Wilayah desa di Kecamatan Pamotan menjadi yang terbanyak perihal rencana digunakan sebagai akses pembangunan tol Demak-Tuban. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Wilayah desa di Kecamatan Pamotan menjadi yang terbanyak perihal rencana digunakan sebagai akses pembangunan tol Demak-Tuban. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

Baca Juga: NZR Sumbersari Malang Tersingkir, Farmel FC Lolos Babak 32 Besar Liga 3 Nasional

Ia menyebutkan, saat ini harga tanah per meter di kawasan pinggiran Pamotan itu masih sangat murah.

Data yang didapatnya, perkiraan harga tanah di kawasan itu masih berkisar Rp 15.000/meter.

“Masyarakat menyambut antusias adanya rencana pembangunan jalan tol. Kawasan yang terdampak mungkin di Pamotan selatan. Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) tanah di sana mungkin masih Rp 4.000/meter. Namun harga jual faktualnya bisa Rp 15.000/meter,” jelas Masykur.

Baca Juga: Edan, Dililit Utang, Perangkat Desa di Lasem Ini Carikan Istrinya Suami Kedua Melalui MiChat

Kades Bonjor Kecamatan Sarang, Abdul Gofir yang desanya juga direncanakan dilintasi tol mengatakan, tim dari Jakarta sudah melakukan survei kelengkapan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) di desanya.

Warga pun mendapatkan interaksi melalui kuisioner.

Ada 25 warga yang didapuk menjadi responden.

Hasilnya, mereka terbuka wilayahnya dilintasi tol, jika harga pembebasan lahan sesuai keinginna mereka.

Baca Juga: Sekolah di Rembang Kembali Lakukan Pembatasan Pembelajaran

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Desa Kunir Jadi Kampung Siaga Bencana Pertama di Jepara

Selasa, 22 November 2022 | 18:19 WIB

Ketum PBNU Iringi Pemakaman Nyai Nafisah Sahal

Sabtu, 12 November 2022 | 18:41 WIB

Kunjungan Kapolri Silaturahmi Alim Ulama Rembang

Minggu, 30 Oktober 2022 | 16:30 WIB
X