Ratusan Kapal Eks Cantrang Tidak Melaut Terkendala Sulit Perijinan dan Pembayaran PNBP

- Jumat, 11 Februari 2022 | 09:08 WIB
Audiensi HSNI dan nelayan dengan bupati Rembang, Kamis 10 Februari 2022. (suaramerdeka.com/Mulyanto Ari Wibowo)
Audiensi HSNI dan nelayan dengan bupati Rembang, Kamis 10 Februari 2022. (suaramerdeka.com/Mulyanto Ari Wibowo)


REMBANG, suaramerdeka-muria.com- Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Rembang mendesak pemerintah mempermudah perijinan ratusan kapal kapal jaring tarik berkantong (eks cantrang, RED).

Selain itu HNSI juga meminta relaksasi pembayaran pendapatan negara bukan pajak (PNBP) yang memberatkan pemilik kapal dan nelayan.

Karena dua masalah itu, ratusan kapal jaring tarik berkantong di Kabupaten Rembang selama satu bulan terakhir tidak bisa melaut.

Baca Juga: HUT ke-67 RSUD Rembang: Khotmil Al-Qur’an, Bagikan Sembako hingga Lomba Karyawan


Wakil Ketua HNSI Kabupaten Rembang, Kartono saat audiensi dengan Bupati Rembang H Abdul Hafidz Kamis 10 Februari 2022 mengungkapkan, ratusan kapal jaring tarik berkantong di Kabupaten Rembang saaf ini sudah mengajukan ijin untuk melaut.

Namun, hingga hampir dua bulan ijin tersebut juga tidak turun.

"Bahwa proses persyaratan perijinan seperti ukur kapal yang sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu sudah tidak lagi berlaku untuk mengurus ijin saat ini. Kami harus mengukur ulang. Sementara pengukuran ulang ini sangat lama," katanya.

Baca Juga: Kejurprov Atletik Kelompok Umur Dimulai Hari Ini, Libatkan 42 Kontingen


Tokoh nelayan Desa Tasikagung Kecamatan Rembang Kota, Lestari Priyanto menambahkan, pada saat bersamaan dengan kesulitan mengurus perijinan, pemilik kapal dihadapkan dengan kewajiban pembayaran PNBP sebelum melaut yang mulai diterapkan pada tahun 2022 ini.

"Jumlahnya juga tidak sedikit karena dibayar sesuai gross ton (GT). Sementara pemilik kapal sebagian besar hasil urunan dan kredit bank. Pembayaran PNBP di awal ini sangat memberatkan kami. Belum lagi nanti juga dikenai retribusi saat pelelangan ikan," jelasnya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Desa Kunir Jadi Kampung Siaga Bencana Pertama di Jepara

Selasa, 22 November 2022 | 18:19 WIB

Ketum PBNU Iringi Pemakaman Nyai Nafisah Sahal

Sabtu, 12 November 2022 | 18:41 WIB
X