Tegas !! Gapoktan Tulakan Bongkar Jembatan Akses Galian C Ilegal

- Jumat, 7 Januari 2022 | 18:57 WIB
Gapoktan Margo Utomo Desa Tulakan Kecamatan Donorojo Jepara membongkar jembatan yang menjadi akses bagi penambang ilegal batuan galian C, Jumat 7 Januari 2022. (suaramerdeka.com/Septina Nafiyanti)
Gapoktan Margo Utomo Desa Tulakan Kecamatan Donorojo Jepara membongkar jembatan yang menjadi akses bagi penambang ilegal batuan galian C, Jumat 7 Januari 2022. (suaramerdeka.com/Septina Nafiyanti)

JEPARA, suaramerdeka-muria.com - Puluhan petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Margo Utomo Desa Tulakan Kecamatan Donorojo Jepara membongkar jembatan dari batang kelapa yang menjadi akses bagi penambang ilegal batuan galian C di Kali Gelis, Jumat (7/1/2022).

Aksi ini menjadi upaya para petani untuk menegakkan aturan dan kesepakatan yang pernah dikeluarkan oleh forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda) tahun 2020 terkait penutupan galian C ilegal.

''Setelah dua tahun penambangan batuan ilegal tidak beroperasi karena ditutup oleh pemkab, tiba-tiba 10 hari lalu ada kegiatan penambangan batuan di Kali Gelis yang menggunakan alat berat,'' ungkap Ketua Gapoktan Margo Utomo Masruhan.

Baca Juga: Vaksinasi Anak di Jepara Dimulai dari Karimunjawa

Keberadaan penambangan batuan illegal ini sangat mengkhawatirkan keberlanjutan lingkungan hidup, irigasi pertanian dan sumberdaya air. Lebih dari 200 hektar sawah mendapatkan pengairan dari irigasi teknis, sehingga para petani khawatir akan terdampak oleh kegiatan penambangan batuan illegal tersebut.

Koordinator lapangan (korlap) aksi pembongkaran jembatan, Rahmanto mengatakan, Gapoktan Margo Utomo sebenarnya sudah melaporkan keberadaan penambang batuan illegal kepada Kepala Desa Tulakan maupun Badan Permusyaratan Desa (BPD) Tulakan.

Namun, respon petinggi dinilai belum optimal, sehingga para petani yang berjumlah sekitar 60 orang memutuskan untuk membongkar jembatan sebagai akses penambang.

Baca Juga: Seksi Dancer Rembang: Segel Hotel Dibuka, Penyelenggara Didenda Rp 1 Juta, Kasus Selesai?


''Respon petinggi belum optimal, makanya kami membongkar jembatan dengan aksi yang kami beritahukan kepada Polsek Donorojo,'' Kata Rahmanto.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tingkat Stunting Bisa Ditekan, Ini Caranya

Minggu, 15 Mei 2022 | 14:59 WIB
X