Terbitkan SK Pemberhentian Anggota DPRD Blora dari Gerindra, Gubernur Ganjar Pranowo Digugat Rp 51 Miliar

- Kamis, 6 Januari 2022 | 18:12 WIB
Farid Rudianto (Kiri) bersama Setiyadji Setyawidjaja. (suaramerdeka.com/Urip Daryanto)
Farid Rudianto (Kiri) bersama Setiyadji Setyawidjaja. (suaramerdeka.com/Urip Daryanto)

Selain gugatan ganti rugi, Farid Rudianto meminta agar majelis hakim PN Blora memutuskan membatalkan surat keputusan gubernur tersebut.

‘’Sedikitnya ada 7 pihak yang kami gugat karena dalam surat itu ada perbuatan melawan hukum. Selain itu kami minta ganti rugi sebesar Rp 51 Miliar,’’ tandas Farid Rudianto.

Baca Juga: DBD Mengancam, Dinas Kesehatan Diminta Siapkan Penanganan

Dijelaskan, bahwa gugatan tersebut sudah didaftarkan ke PN Blora dan diperkirakan akan sidang perdana tanggal 17 Januari 2022 nanti.

Dikatakan, perbuatan melawan hukum dimaksud adalah, bahwa Surat Keputusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Gerakan Indonesia Raya Nomor: 09-0246/Kpts/DPP-GERINDRA/2021 tertanggal 13 September 2021 tentang Pemberhentian Keanggotaan H.Setiyadji Setyawidjaja masih dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan berdasarkan Register Perkara Nomor: 1092/Pdt.Sus-Parpol/2021/PN.JKT.SEL dan belum memperoleh kekuatan hukum tetap.

"Sidang di PN Jaksel baru digelar satu kali yakni pada 4 Januari 2022 dan agendanya baru mediasi," kata Farid Rudianto.

Baca Juga: 4.150 Dosis Vaksin di Jepara Nyaris Kedaluwarsa

Sekadar diketahui, Mantan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Blora Setiyadji Setyawidjaja menggugat DPP Gerindra cq Prabowo Subianto selaku Ketum DPP Gerindra senilai Rp 501 miliar. 

Hal itu terkait pemecatan dirinya dari Gerindra oleh DPP.

DPD Gerindra Jateng merespon gugatan ke PN Jaksel itu dengan melaporkan Setiyadji Setyawidjaja ke Polda Jateng atas dugaan pelanggaran kekarantinaan Covid-19.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Terkini

X