Bendungan Randugunting Blora Akan Diresmikan Presiden Jokowi, Menteri PUPR Cek Progres Pembangunannya

- Minggu, 2 Januari 2022 | 18:29 WIB
Bendungan Randugunting Blora siap diresmikan Presiden Jokowi dalam waktu dekat ini. (suaramerdeka.com/ist)
Bendungan Randugunting Blora siap diresmikan Presiden Jokowi dalam waktu dekat ini. (suaramerdeka.com/ist)

Jarot mengatakan, bendungan yang dibangun di Kabupaten Blora tersebut juga akan memberikan manfaat untuk mendukung penyediaan air baku di Kabupaten Pati 50 liter/detik, dan Kabupaten Rembang 50 liter/detik, serta di Kabupaten Blora sebesar 100 liter/detik.

Bendungan ini juga berpotensi untuk pengembangan pariwisata dan agrowisata di Kabupaten Blora.

Baca Juga: Mother Station CNG Blora Mulai Beroperasi, Suplai Gas Alam di Jawa Makin Terjamin


Dengan total kapasitas tampungan bendungan sebesar 14,42 juta m3 sebagai bendungan multifungsi, juga akan bermanfat sebagai konservasi untuk menampung air hujan sehingga tidak sia-sia terbuang ke laut dan dapat mengisi cadangan air tanah di Blora yang sering mengalami kekeringan. "Juga untuk pengendalian banjir sekitar 83m3/detik," ujar Jarot. 

Dengan selesainya konstruksi bendungan yang merupakan salah satu Program Strategis Nasional (PSN) ini  juga akan mendukung peningkatan irigasi premium yakni irigasi yang sumber airnya dari bendungan untuk mengairi areal pertanian di kawasan kering Kabupaten Blora dan Rembang melalui Daerah Irigasi (DI) Kedungsapen seluas 630 hektare dengan pola tanam padi-padi-palawija.

"Kami harapkan suplai air irigasi yang cukup sepanjang tahun dapat meningkatkan indeks pertanaman dari 180% ke 250%," ujarnya. 

Baca Juga: Daftar Pemain Timnas Indonesia Piala AFF U23 2022, Empat Nama Dimungkinkan Absen

Kepala BBWS Pemali Juana Kementerian PUPR M. Adek Rizaldi mengatakan, pembangunan Bendungan Randugunting yang dikerjakan oleh PT Wijaya Karya - PT Andesmont Sakti (KSO) dengan biaya APBN 2018-2022 senilai Rp880 miliar dapat selesai lebih cepat, karena tidak ada hambatan secara teknis untuk konstruksi dan sosial dalam pembebasan lahan. 

Baca Juga: Mbak Puan Berikan 1.000 Paket Bantuan Beras untuk Rakyat Rembang

"Secara teknis tidak diperlukan penanganan khusus untuk konstruksinya, material timbunan juga tersedia di daerah genangan, serta didukung cuaca yang kondusif karena lebih banyak musim kemarau. Tidak kalah penting untuk pembebasan lahan juga tidak ada kendala," kata Adek.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X