Akun YouTube Aktual TV Ditakedown, Polisi Selidiki Motif Lain

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 13:49 WIB
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hengki Haryadi dalam konferensi pers di Balai Pertemuan Metro Jaya, Jumat 15 Oktober 2021. (Foto : Laman Divisi Humas Mabes Polri)
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hengki Haryadi dalam konferensi pers di Balai Pertemuan Metro Jaya, Jumat 15 Oktober 2021. (Foto : Laman Divisi Humas Mabes Polri)

Dia memastikan akan terus melakukan penelusuran terhadap akun-akun yang membuat dan mengunggah konten hoaks.

Dari penelusurannya tidak hanya Aktual TV yang melakukan adu domba tapi masih ada sejumlah akun lain.

Baca Juga: Sejarah Lengkap Hari Santri, Resolusi Jihad Mengawali

''Ini bukan akun satu-satunya, ada akun lain, kami masih selidiki. Ini edukasi dan pemahaman, buat kita semua, ada adu domba melalui akun YouTube dengan tujuan materi,” ujarnya.

 

Dari hasil pemeriksaan, tujuan ketiganya membuat konten yaitu untuk mendapatkan keuntungan ekonomi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan kanal YouTube tersebut tidak terdaftar di Dewan Pers.


Yusri menyebut modus para tersangka dengan memproduksi berita bohong atau hoaks yang mengadu domba dengan kepentingan motif ekonomi.

Yusri mengungkapkan, selama delapan bulan beroperasi, mereka mendapatkan uang dari adsense YouTube sebesar Rp 1,8 miliar hingga Rp 2 miliar.

Baca Juga: 10 Twibbon Trending Hari Santri 2021, Santri Siaga Jiwa Raga

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Sumber: Divisi Humas Mabes Polri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Orang Tewas Usai Pesta Miras di Cepu

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:21 WIB

4.150 Dosis Vaksin di Jepara Nyaris Kedaluwarsa

Kamis, 6 Januari 2022 | 10:31 WIB
X