Pendapatan Akun YouTube Aktual TV Capai Rp 2 Miliar, Tersangka Direktur Televisi Lokal Bondowoso

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 13:09 WIB
Press conference pengungkapan kasus berita hoaks akun YouTube Aktual TV di Jakarta, Jumat 15 Oktober 2021.  (Foto: tangkap layar video )
Press conference pengungkapan kasus berita hoaks akun YouTube Aktual TV di Jakarta, Jumat 15 Oktober 2021. (Foto: tangkap layar video )

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan AZ merupakan direktur PT Bondowoso Salam Visual Nusantara Satu/Bondowoso TV).

''Dia yang membuat ide konten, mengarahkan, dan menyortir hasil editing konten yang akan diupload ke Aktual TV,'' tandas Yusri Yunus.

''Kedua berinisial M merupakan pengelola channel yang merupakan bagian editing, upload, seperti konten kreator Aktual TV. Kemudian ketiga, AF sebagai pengisi suara atau narator di akun tersebut,'' tambah Kombes Yusri Yunus dalam konferensi pers.

Baca Juga: 10 Twibbon Trending Hari Santri 2021, Santri Siaga Jiwa Raga

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan kanal YouTube tersebut tidak terdaftar di Dewan Pers.

Saat ini, kasus perkara yang menjerat ketiganya sudah masuk P21. Ketiganya dijerat UU ITE di Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 UU Nomor 1 tahun 1946 dengan ancaman 10 tahun penjara serta Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45a ayat 2 UU RI Nomo 19 tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.

Tiga tersangka masih menjalani penahanan di Rutan Polres Metro Jakarta Pusat. 

Penyidik juga masih mendalami kasus tersebut, termasuk dengan apakah ada motivasi lain para tersangka memproduksi konten tersebut.

Baca Juga: Klasemen Akhir Perolehan Medali PON XX 2021, Jawa Barat Pertahankan Juara Umum, Sulawesi Barat Posisi Buncit

Berdasarkan penelusuran, sebanyak 765 video telah diupload dalam akun YouTube Aktual TV.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Sumber: Divisi Humas Mabes Polri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Orang Tewas Usai Pesta Miras di Cepu

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:21 WIB

4.150 Dosis Vaksin di Jepara Nyaris Kedaluwarsa

Kamis, 6 Januari 2022 | 10:31 WIB
X