Mengadu Domba Pengikut HRS dengan TNI dan Polri, Pemilik dan Pengelola Akun Youtube Aktual TV Ditangkap Polisi

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 12:10 WIB
Sederet konten Chanel Youtube Aktual TV yang diduga bermuatan Hoax dan SARA. (Foto: Tangkap Layar Youtube)
Sederet konten Chanel Youtube Aktual TV yang diduga bermuatan Hoax dan SARA. (Foto: Tangkap Layar Youtube)

Suaramerdeka-Muria.com- Pemilik akun YouTube Aktual TV, Arief Zainurrohman (AZ) dan dua rekannya M dan AF, ditangkap polisi Polda Metro Jaya di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Mereka diduga menyebarkan informasi hoaks yang diupload di akun YouTube Aktual TV

Dalam pemeriksaan diketahui terdapat 765 video yang sudah diupload di akun YouTube Aktual TV dan sebagian besar berisi adu domba antara TNI dan Polri maupun antara TNI-Polri dengan pengikut Habib Rizieq Shihab (HRS).

Baca Juga: Daftar Nama Atlet Jateng Peraih Medali PON 2021 Papua, Tak Sesuai Target, Prestasi Menurun Dibanding PON 2016

Kapolrestro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi menyatakan, isi konten hoaks yang diunggah tiga tersangka di akun YouTube Aktual TV adalah bentuk adu domba di era digital.

Konten yang dibuat tersebut diduga merupakan modus baru propaganda.

Baca Juga: Pendapatan Akun YouTube Aktual TV Capai Rp 2 Miliar, Tersangka Direktur Televisi Lokal Bondowoso

''Ini adu domba era digital, menimbulkan keonaran, dalam rangka keuntungan pribadi. Ini menjadi catatan keperihatinan kita bersama,” kata Hengki di Polda Metro Jaya, Jumat 15 Oktober 2021 sebagaimana dilansir laman Divisi Humas Polri.

Baca Juga: Ariel Noah 40 Tahun, Dina Lorenza 46 Tahun, Duda Berjodoh dengan Janda?


Hengki menuturkan, sebanyak 765 konten yang diunggah di akun YouTube Aktual TV tersebut.

Dalam akun tersebut menyebarkan kebencian dan adu domba.

Tidak hanya itu, konten yang dibuat oleh Aktual TV turut disebar di berbagai platform media sosial, mulai dari Instagram, Facebook hingga Twitter.

Baca Juga: Akun YouTube Aktual TV Ditakedown, Polisi Selidiki Motif Lain

“Sehingga semakin viral, ini sangat berbahaya apabila diterima oleh masyarakat dengan tingkat literasi digital yang rendah. Kalau kita paham, tidak akan percaya, kalau masyarakat yang literasi rendah akan percaya. Ini berpotensi kegaduhan,” tutur Hengki.

Baca Juga: 10 Twibbon Trending Hari Santri 2021, Santri Siaga Jiwa Raga

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, ketiga tersangka menyiarkan informasi bohong melalui kanal YouTube Aktual TV dengan tujuan mencari keuntungan uang. 

Yusri mengungkapkan, selama delapan bulan beroperasi, mereka mendapatkan uang dari adsense YouTube sebesar Rp 1,8 miliar hingga Rp 2 miliar.

AZ adalah pemilik akun Youtube Aktual TV, M sebagai editor dan pengapload video sedangkan AF pengisi suara. 

Baca Juga: TES PSIKOLOGI : Cara Bergandengan Tangan Ternyata Mengungkap Fakta Seberapa Langgeng Pacaran

Berdasarkan penelusuran, video yang diupload dalam akun YouTube Aktual TV di antaranya berjudul ''Gabungan POM TNI & Propam Segel Rumah Dudung Abdurrahman'', ''Habib Rizieq Bebas Si Kembar Fadil dan Dudung Gemetaran. Ada juga yang berjudul ''Serentak Terkena Penyakit Aneh Anak Buah Dudung Yg Menurunkan Baliho HRS''

Diketahui, Irjen Pol Fadil Imran adalah Kapolda Metro Jaya dan Letjen Dudung Abdurrrahman saat ini menjabat Pangkostrad. Dudung Abdurrahman sebelumnya menjabat Pangdam Jaya.

***

 

 

Halaman:
1
2
3

Editor: Abdul Muiz

Sumber: Divisi Humas Mabes Polri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mobil Minibus Terbakar di Jalur Bojonegoro-Cepu

Sabtu, 29 Januari 2022 | 16:31 WIB

5 Orang Tewas Usai Pesta Miras di Cepu

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:21 WIB
X