Tak Usah Pilih-pilih Merk Vaksin, Vaksinasi Dukung Pemulihan Ekonomi, Butuh Partisipasi Masyarakat

- Kamis, 30 September 2021 | 06:57 WIB
Atlet panjat tebing Blora, Jawa Tengah, mengikuti vaksinasi Covid-19 belum lama ini. (suaramerdeka.com/Abdul Muiz)
Atlet panjat tebing Blora, Jawa Tengah, mengikuti vaksinasi Covid-19 belum lama ini. (suaramerdeka.com/Abdul Muiz)

Suaramerdeka-Muria.com - Pemerintah mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi dalam mempercepat program vaksinasi COVID-19 nasional.

Dukungan dan partisipasi publik diperlukan karena untuk memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat agar aktivitas ekonomi dapat kembali bergulir.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate dalam siaran pers KPCPEN, Rabu 29 September 2021, mengatakan sudah sekitar dari 90 juta orang Indonesia yang mendapatkan vaksin dosis pertama dan 50 juta di antaranya sudah mendapatkan dosis lengkap.

Baca Juga: Vaksinasi DPC PPP Kabupaten Rembang Jangkau 15 Ribu Warga

Namun sayangnya, baru sekitar 6,3 juta lansia yang mendapatkan vaksin dosis pertama dan sekitar 4,3 juta yang mendapatkan dosis lengkap

Begitu juga kelompok remaja (12-17 tahun) yang tercatat baru sekitar 3,8 juta yang mendapatkan dosis pertama dan sekitar 2,5 juta di antaranya telah mendapatkan dosis lengkap.

"Sementara itu, saat ini tenaga pendidik, sekitar 2,5 juta telah mendapatkan dosis pertama dan sekitar 2 juta diantaranya telah mendapatkan dosis lengkap," ujar Menkominfo, Rabu (29/9/2021).

Baca Juga: Kepala Staf Angkatan Laut Datangi Rembang, Ada Apa?

Dengan adanya ragam jenis vaksin di Indonesia, Menkominfo Johnny mengimbau masyarakat untuk tidak memilih-milih vaksin.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Sumber: KPCPEN

Tags

Terkini

5 Orang Tewas Usai Pesta Miras di Cepu

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:21 WIB

4.150 Dosis Vaksin di Jepara Nyaris Kedaluwarsa

Kamis, 6 Januari 2022 | 10:31 WIB
X