Edan, Dililit Utang, Perangkat Desa di Lasem Ini Carikan Istrinya Suami Kedua Melalui MiChat

- Senin, 13 September 2021 | 14:02 WIB
Pasangan suami-istri, SC dan BD, diamankan polisi lantaran memalsukan identitas menggunakan data orang lain untuk menikah. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Pasangan suami-istri, SC dan BD, diamankan polisi lantaran memalsukan identitas menggunakan data orang lain untuk menikah. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

Setelah berselancar di aplikasi MiChat, BD akhirnya mendapatkan sasaran seorang laki-laki muda berinisial AK.

Baca Juga: Aplikasi MiChat Kerap Disalahgunakan, Transaksi Prostitusi di Kota Pesisir, Pelakunya Masih Muda-muda

AK ini merupakan warga di Kecamatan Sale.

Keduanya akhirnya melangsungkan pernikahan di Kecamatan Sale sejak sekira 3 bulan lalu.

Biaya pernikahan yang secara keseluruhan ditanggung korban AK menelan dana hingga sekira Rp 220 juta.

Baca Juga: Pandemi Memang Menyulitkan, Agar Cepat Laku Springbed Dipajang di Bahu Jalan

Setelah melakukan pernikahan, BD mendapatkan jatah dari suami barunya AK sebesar Rp 450 ribu setiap minggu untuk diserahkan kepada SC.

SC dan BD akhirnya harus berurusan dengan polisi lantaran telah memalsukan data untuk pencatatan pernikahan.

Dibantu SC yang merupakan perangkat desa, BD memalsukan nama dan identitasnya menggunakan data milik IC.

IC ini merupakan seorang guru yang mengajar di sekolahnya.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X