Buru ‘Efek Domino’ di Pedesaan, Semen Gresik Bangun Jalan Desa Senilai Rp 828 Juta

- Selasa, 24 Agustus 2021 | 08:08 WIB
 Camat Gunem dan Pemerintah Desa Tegaldowo meninjau proses pembangunan jalan yang diinisiasi oleh Semen Gresik. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Camat Gunem dan Pemerintah Desa Tegaldowo meninjau proses pembangunan jalan yang diinisiasi oleh Semen Gresik. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com - PT Semen Gresik (SG) melalui pilar program SG Peduli yang dikemas dalam kegiatan Forum Masyarakat Madani (FMM) menyalurkan bantuan senilai Rp 828 juta.

Bantuan ini termasuk dalam kluster infastruktur, kluster pemberdayaan masyarakat berbasis partisipastif dan kluster Sosial Budaya yang berada dalam program FMM.

Nilai bantuan pada program FMM kluster infrastruktur yang diserahkan ke Desa Kajar sebesar Rp 478.184.000 untuk operasional pembangunan jalan beton sepanjang 380 meter.

Sedangkan bantuan program FMM kluster infrastruktur di Tegaldowo sebesar Rp 350 juta dialokasikan untuk betonisasi jalan sepanjang 288 meter.

Baca Juga: Diinisiasi Semen Gresik, Ada Diskon Spesial di Rumah BUMN Rembang, Live Sale Instagram

Kepala Unit Komunikasi dan CSR SG Dharma Sunyata menjelaskan, bantuan ini sebagai komitmen perusahaan untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur desa sesuai dengan tujuan SDG’s poin 9 yaitu ‘Membangun Infrastruktur yang Tangguh’.

Betonisasi ini diharapkan menciptakan efek domino yaitu menjadi daya ungkit ekonomi masyarakat karena terbantu akses transportasi ketika melakukan aktivitas perdagangan dan jasa.

''Kami hadir dan peduli kepada masyarakat melalui bantuan pembangunan infrastruktur agar bisa dirasakan langsung manfaatnya. Harapannya, denyut ekonomi masyarakat juga bergerak kian cepat,'' kata Dharma.

Baca Juga: Didukung Semen Gresik, Difabel Rembang Bersaing di Kompetisi Pemberdayaan Perempuan Internasional

Lanjut Dharma, pembangunan jalan di Desa Kajar mendesak karena merujuk pada hasil kajian social mapping dan rekomendasi dari tim independen UGM.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X