Periksa Tujuh Orang, Kejari Kudus Dalami Dugaan Pungli Alih Status Lahan

- Selasa, 24 Agustus 2021 | 05:15 WIB
Kasi Pidsus Raden Prabowo Aji Sasmito memberi keterangan terkait pemeriksaan dugaan pungutan liar alih status lahan di Kantor Kejaksaan, Senin (23/8) siang. (suaramerdeka.com/Anton WH)
Kasi Pidsus Raden Prabowo Aji Sasmito memberi keterangan terkait pemeriksaan dugaan pungutan liar alih status lahan di Kantor Kejaksaan, Senin (23/8) siang. (suaramerdeka.com/Anton WH)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com - Kejaksaan Negeri Kudus telah memeriksa tujuh orang terkait dugaan pungutan liar di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPST). Hasil pendalaman sementara ditemukan dugaan pungutan liar oleh oknum pegawai istitusi tersebut terkait pengalihan status lahan.

Kajari Ardian melalui Kasi Pidsus Raden Prabowo Aji Sasmito, kepada Suara Merdeka, Senin (23/8) menyatakan mereka yang diperiksa di berada di level kabid dan kasi.

Baca Juga: Ujian SKD CPNS 2021 Digelar 2 September, Siapkan Syarat-Syaratnya Mulai Sekarang

''Pihak yang diduga memberi pungutan liar juga sudah dimintai keterengan,'' katanya.

Raden menambahkan seharusnya pengalihan lahan dari hijau ke kuning tidak dipungut biaya. Namun hasil pendalaman awal diduga terdapat pembayaran sebesar Rp 100 ribu.

''Seharusnya pengalihan lahan, gratis,'' imbuhnya.

BACA JUGA : Polda Usut Dugaan Pemotongan Insentif Nakes RSUD

Terkait proses hukum lebih lanjut, masih akan dikaji. Termasuk, pihak-pihak dari instansi lain yang diduga terkait dengan persoalan pengalihan lahan. Dugaan pungutan liar berawal dari investitasi yang dilakukan Kejaksaan Kudus.

''Masih kami dalami,'' ujarnya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

46 Desa di Kudus Miliki Satgas Adat, Ini Tugasnya

Rabu, 23 November 2022 | 22:15 WIB

Ratusan Buruh Rokok asal Jepara Dapat BLT DBHCT

Kamis, 17 November 2022 | 19:09 WIB

Kirab Kebangsaan Ramaikan Maulid dan Haul Mbah Datuk

Minggu, 13 November 2022 | 20:19 WIB
X