Desa Janggalan Buat Mural Ramaikan 'Pitulasan'

- Sabtu, 14 Agustus 2021 | 09:52 WIB
Kepala Desa Janggalan, Kecamatan Kota Noor Aziz menunjukkan lukisan kuda pada salah sebuah tembok rumah warga. (suaramerdeka.com/Anton WH)
Kepala Desa Janggalan, Kecamatan Kota Noor Aziz menunjukkan lukisan kuda pada salah sebuah tembok rumah warga. (suaramerdeka.com/Anton WH)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com - Meneruskan tradisi belasan tahun silam, menjelang pitulasan Desa Janggalan, Kecamatan Kota bersolek. Sejumlah lukisan mural tiga dimensi mewarnai sejumlah sudut desa.

"Lukisan tersebut dilombakan," kata Kades Noor Aziz kepada Suara Merdeka, Jumat (13/8).

Salah satu kawasan Kudus Kulon tersebut mentradisikan menghiasi lingkungan jelang perayaan tujuh belasan. Motif lukisan suka-suka warga. Selain kolam ikan koi, kubik, ada pula lukisan kuda "setengah" badan. Soal lukisan Kuda, Noor menyebut terkait asak usul desa.

"Wilayah Janggalan dikaitkan dengan Mbah Janggalan, yang merupakan tokoh asal usul desa," jelasnya.

Diceritakan Mbah Janggalan merupakan sosok yang dipercaya merawat kuda kesayangan Sunan Kudus. Dia selalu hadir setiap sang sunan menyebut namanya. Kisah tersebut diturunkan dari generasi ke generasi.

"Tema lukisan lain disesuaikan selera warga," jelasnya.

BACA JUGA : Sambut HUT Kemerdekaan, Warga Kibarkan Bendera di Puncak Piramid Patiayam

Hal utama, guyub sekitar 2.000an warga Janggalan terjaga. Bonusnya, lokasi tersebut mungkin menjadi potensi wisata.

Sebenarnya Janggalan mempunyai nukilan sejarah yang mewarnai Kudus Kulon. Selain tradisi bordir icik yang melegenda, Janggalan mempunyai rumah adat Kudusan dengan kondisi terawat dan terjaga sampai saat sekarang.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X