Jelang Seleksi Perangkat Desa, MoU dengan Perguruan Tinggi Belum Beres

- Senin, 23 Januari 2023 | 06:50 WIB
Tes seleksi perangkat desa di Kudus yang digelar di GOR Bung Karno 2019 lalu. (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)
Tes seleksi perangkat desa di Kudus yang digelar di GOR Bung Karno 2019 lalu. (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Pengisian perangkat desa di Kabupaten Kudus tinggal sekitar tiga minggu lagi. Namun, masih banyak desa yang belum meneken kerjasama dengan perguruan tinggi selaku penyelenggara tes seleksi perangkat desa.

Ketua DPRD Kudus Masan mewanti-wanti agar seleksi perangkat desa yang telah dijadwal ulang pada 14 Februari tidak tertunda lagi.

Seleksi kekosongan 252 formasi perangkat desa di 90 desa di Kabupaten Kudus seharusnya digelar 13 Desember lalu. Namun karena mayoritas desa belum meneken kerjasama penyelenggaraan tes seleksi dengan perguruan tinggi, seleksi itu pun batal digelar.

Baca Juga: Seleksi Perangkat Desa Kudus Ditunda, Ketua DPRD Usulkan Tes CAT di Satu Lokasi

Ketua DPRD Kabupaten Kudus Masan mengatakan, tertundanya pelaksanaan pengisian perangkat daerah tentu membawa konsekuensi kurang maksimalnya pelayanan di desa.

“Tujuan pengisian perangkat desa ini salah satunya agar pelayanan di desa semakin optimal. Jika tertunda, masyarakat di desa yang dirugikan. Karena itu jangan gagal lagi,” katanya.

Masan menambahkan, persiapan pelaksanaan seleksi harus segera dilaksanakan secara konkret.

“Segera fokus untuk menyelesaikan, mulai dihitung kampus mana yang siap bekerja sama. Karena kalau tidak selesai nanti masyarakat bisa tidak percaya,” ujarnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kudu, Adi Sadhono mengatakan, saat ini sudah ada sebanyak 20 desa yang telah meneken kerja sama dengan perguruan tinggi. Sisanya sebanyak 70 lainnya hingga kini belum meneken MoU.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X