Lobi Camat Buntu, Konflik Pemdes Jinanten dan Warganya Berlanjut

- Minggu, 8 Agustus 2021 | 18:07 WIB
Aktivitas penebangan pohon di area makam Desa Jinanten Kecamatan Sale menjadi sumber perkara terjadianya perseteruan hukum antara Pemdes Jinanten dan warganya sendiri. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Aktivitas penebangan pohon di area makam Desa Jinanten Kecamatan Sale menjadi sumber perkara terjadianya perseteruan hukum antara Pemdes Jinanten dan warganya sendiri. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Proses lobi-lobi yang dinisiasi oleh Camat Sale untuk meredakan konflik hukum antara Pemdes Jinanten dengan sekelompok warganya sendiri buntu.

Alhasil, kelanjutan penyelidikan atas kasus penebangan kayu di tanah makam Desa Jinanten yang dilakukan warga tanpa izin pemerintah desa, bisa jadi terus berlanjut.

Sebelumnya, rakor khusus membahas konflik antara Pemerintah Desa (Pemdes) Jinanten dengan warganya, sudah digelar Pemerintah Kecamatan Sale, Rembang.

Rakor mengundang seluruh Kades se-Kecamatan Sale dan Ketua Paguyuban Kades Kabupaten Rembang.

Baca Juga: Miris, Gara-gara Pohon di Makam, Pemerintah Desa dan Warganya Berseteru

Rakor khusus membahas konflik Pemdes dan warga yang didasari oleh penebangan pohon untuk kepentingan sosial di area makam desa tanpa izin, oleh warga Jinanten sendiri. 

Kejadian itu terjadi pada awal Juli 2021.

Pemdes yang merasa geram akhirnya melapor polisi dan beberapa warga sudah dipanggil dimintai keterangan klarifikasi.

Rakor yang digelar pekan kemarin itu tidak dihadiri langsung oleh Kades Jinanten, Yayuk Widayanti.

Baca Juga: Aksi Seniman Kudus Sambut 17-an di Tengah Pandemi, Kenakan Kostum Wayang, Kibarkan Bendera Putih

Ketika itu, ia mewakilkan kehadiran kepada Sekdes, lantaran sedang menjalani panggilan ke Polres Rembang.

Camat Sale, Subhan mengungkapkan, salah satu hasil pertemuan itu adalah menugaskan Ketua Paguyuban Kades Kecamatan Sale, yang juga Kades Mrayun Eko Purwantono, melakukan pendekatan atau lobi.

Lobi menyasar pihak yang berseteru yaitu Pemdes Jinanten dan warganya sendiri.

Sayangnya hasil lobi tersebut buntu, lantaran kedua belah pihak dianggap sama-sama memiliki sikap mementingkan kepentingan sendiri.

Sehingga, kata Camat, sementara waktu kedua belah pihak tidak bisa berdamai.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X